Suara Denpasar - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra sempat khawatirkan markas Stallion Laguna FC di pertandingan perdana AFC Cup 2023.
Bali United harus bertandang ke markas Stallion Laguna FC, Binan Football Stadium, Filipina pada hari Rabu (20/9) kemarin.
Meskipun Bali United meraih kemenangan mencolok dengan Skor akhir 2-5 untuk Serdadu Tridatu, Stefano Cugurra ungkap kekhawatirannya soal Stadion Binan Football Stadium, Filipina.
Ternyata, Stadion tersebut menggunakan lapangan sintetis, yang mana masih jarang stadion-stadion di Indonesia menggunakan jenis lapangan tersebut.
“Salah satu kekhawatiran di laga kali ini memang pada rumput sintetis karena kami di Indonesia tidak memakai rumput sintetis dalam pertandingan," ujar pelatih yang akrab disapa Teco tersebut.
Sehingga para pemain Bali United harus beradaptasi dengan berlatih menggunakan lapangan sintetis saat masih di Bali.
"Saat persiapan di Bali, kami mencoba berlatih di lapangan sintetis agar para pemain terbiasa dengan situasi dan kondisi rumput lapangan sintetis yang berbeda dari rumput alami,” tambah Coach Teco.
Alih-alih mendapatkan pujian dari Warganet, markas Stallion Laguna FC justru dikritik dan dibandingkan dengan lapangan umum yang ada di Indonesia.
"Lapangannya seperti lapangan di samping pasar perumnas Klender, Jakarta Timur," tulis akun @fikri_khaikal dikutip dari laman komentar postingan Instagram Garudarevolution.football.
Baca Juga: Liga 1 Akan Ditiadakan? Erick Thohir Minta PT LIB Berhentikan Liga karena Penyebab Ini
"Itu Lapangannya kayak sejam gocap kalo disewa," tulis akun @rivalardian02.(*/Rizal)