Suara Denpasar- Beredar kabar bahwa, PSIS Semarang akan mengakuisisi Persijap Jepara, klub yang bermain di Liga 2.
Dikutip melalui jateng.suara.com CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi pun kaget dan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.
Menurutnya, apabila ada kesulitan yang dialami Persijap Jepara pasti akan di-back up Asprov Jateng.
Yoyok Sukawi pun mengaku mendukung manajemen saat ini untuk mengembalikan klub berjuluk Laskar Kalinyamat itu ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
“Enggah lah, saya deket kok sama mas Iqbal dan bosnya. Jateng kompak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yoyok Sukawi menjelaskan terkait laga persahabatan yang sempat dilakoni PSIS Semarang dalam menghadapi Persijap Jepara Juni lalu. Yoyok Sukawi menyebut hal itu hanya sebatas ingin membantu sesama klub Jateng.
"Kemarin kita bawa PSIS ke Jepara kan buat bantu-bantu teman-teman Jateng biar ada pemasukan. Gantian kok, Pati dan Jepara udah. Besok tinggal ke Tegal dan Cilacap," lanjutnya
Sementara itu, anggota setuju-setuju saja jika di masa yang akan datang Yoyok Sukawi serius mengakuisisi Persijap Jepara.
"Belum pasti juga sih. Kalau semisal dia mampu ya silahkan. Asalkan mengelolanya profesional," katanya.
Terkait akuisisi tersebut, sumber mengatakan desas-desus itu muncul saat perwakilan suporter mengadakan pertemuan dengan manajemen.
"Itu selentingan-selentingan saja, pas kita ngopi dengan manajemen. Mas Yoyok mau tawar Persijap, tapi manajemen nggak mau," ucap sumber.
"Katanya manajemen masih sanggup dan serius kok ngurus Persijap," lanjutnya. (*/Dinda)