Ada 106 Banjar di Desa Adat Denpasar, Bendesa Adat Yang Baru Juga Akan Konsen Soal Isu Lingkungan

Suara Denpasar

Sabtu, 30 September 2023 | 10:43 WIB
Ada 106 Banjar di Desa Adat Denpasar, Bendesa Adat Yang Baru Juga Akan Konsen Soal Isu Lingkungan
Bendesa Adat Denpasar yang baru, AA Ngurah Alit Wirakesuma (tengah) ((suara Denpasar))

Suara Denpasar-AA Ngurah Alit Wirakesuma terpilih menjadi Bendesa Adat Denpasar untuk masa 2023-2028 mendatang. Dia menggantikan Bendesa adat sebelumnya, AA Ngurah Rai Sudarma.


Setelah terpilih, langsung dilakukan upacara Mejaya Jaya sekaligus pengukuhan. Upacara dilakukan di Utama Mandala Pura Desa lan Puseh Desa Adat Denpasar pada Jumat (29/9).

AA Sudiana selaku Bendesa Madia, MDA Kota Denpasar yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, upacara Mejaya Jaya dilakukan sebagi bentuk sebuah saksi kepada Niskala.


"Kepada Ida Betara agar penjuru desa adat yang baru diberikan keselamatan, kesehatan untuk melaksanakan tugas di desa adat," katanya. Dia mengharapkan, dengan adanya pergantian prajuru di desa Adat Denpasar ini, semua program kerja yang dilaksanakan dengan baik.


"Kalau masih ada yang kurang, mohon disempurnakan yang kurang. Sehingga tujuan tujuan pemerintah desa adat ini, melakukan penguatan  tatanan budaya Bali dan untuk peningkatan kesejahteraan krama itu sendiri. Nah ini yang kami harapkan supaya bisa nanti dilakukan oleh prajuru desa adat yang baru," tambahnya.


Sementara itu, AA Ngurah Alit Wirakesuma selaku Bendesa Adat Denpasar terpilih mengatakan, bahwa pihaknya memiliki tiga kategori program kerja ke depannya.

"Jadi program kerja dari Parjuru desa adat anyar ini, ada program jangan pendek, program jangka tengah dan program jangka panjang. Nah program jangka panjang salah satunya itu musaba desa. Itu belum terlaksana dan mudah-mudahan bisa terjadi," ujarnya.


"Sedangkan program jangka pendek melaksanakan administrasi sistem. Regulasi dari sistem, yang ditingkatkan," tambahnya. Ditekankannya bahwa pihaknya juga akan konsen dalam menjaga lingkungan. Salah satunya terkait isu sampah plastik.


"Masalah sampah plastik kan dari Guru Wisesa sudah diatur. Sedangkan Dari desa adat meregulasi. Mempertegas, apa yang menjadi tindak lanjut dari guru Wisesa. Sedangkan ketentuan mengenai pararemnya Kita bahas dengan Saba desa. Nanti dari saba nanti baru meminta persetujuan dari krama desa adat. Artinya regulasi yang dibuat oleh guru Wisesa tidak jauh beda tentang sampah plastik itu," pungkasnya. 

baca juga


Sementara itu, AA Ngurah Alit Wirakesuma selaku Bendesa Adat Denpasar akan membawahi sebanyak 106 Banjar adat yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Pemerkosaan 3 Pria di Kuta Selatan Trauma, Para Pelaku Tunjukkan Ekspresi Datar

Korban Pemerkosaan 3 Pria di Kuta Selatan Trauma, Para Pelaku Tunjukkan Ekspresi Datar

Bali | Sabtu, 30 September 2023 | 09:49 WIB

Berjarak 3 Km dari Lapangan Puputan Badung, Inilah 5 Tempat Bersejarah Unik

Berjarak 3 Km dari Lapangan Puputan Badung, Inilah 5 Tempat Bersejarah Unik

Denpasar | Jum'at, 29 September 2023 | 15:42 WIB

Prita Kemal Gani Imbau Negara ASEAN Perhatikan Keberlanjutan Pendidikan Perempuan dan Bisnis

Prita Kemal Gani Imbau Negara ASEAN Perhatikan Keberlanjutan Pendidikan Perempuan dan Bisnis

Denpasar | Jum'at, 29 September 2023 | 15:24 WIB

Temuan Awal Ada Tanah Lebih, tapi Kurang Pede! BPN Denpasar Ukur Ulang Tanah Grand Bumi Mas

Temuan Awal Ada Tanah Lebih, tapi Kurang Pede! BPN Denpasar Ukur Ulang Tanah Grand Bumi Mas

Denpasar | Jum'at, 29 September 2023 | 13:10 WIB

Maulid Nabi, Umat Muslim di Kampung Islam di Bali Adakan Megibung

Maulid Nabi, Umat Muslim di Kampung Islam di Bali Adakan Megibung

Bali | Jum'at, 29 September 2023 | 08:45 WIB

Terkini

Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?

Target Harga Saham BBRI Tembus 3.400, Apa Faktor Pendukungnya?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

626 PMI Pulang Tinggal Nama, Mengapa Jalur Ilegal Masih Tinggi Peminat?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:45 WIB

MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!

MLBB x Street Fighter 6 Ubah Land of Dawn Jadi Arena Fighting Ultra-Responsif!

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:43 WIB

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Digelar di Riau, Berlaku Selama Agustus

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:43 WIB

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Cinta Menjadi Bara: Sakit Hati, Pria di Kediri Tega Hanguskan Rumah Mantan Istri

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:32 WIB

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Vivo X300e Meluncur, Usung Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Kamera Zeiss

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:31 WIB

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:24 WIB

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:22 WIB

×