denpasar

Satgas Covid-19 Dibubarkan, Pj Gubernur Bali Sang Made: 'Imun Warga Bali Sudah Tinggi'

Suara Denpasar Suara.Com
Rabu, 04 Oktober 2023 | 13:45 WIB
Satgas Covid-19 Dibubarkan, Pj Gubernur Bali Sang Made: 'Imun Warga Bali Sudah Tinggi'
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Made Rentin. (Ist)

Suara Denpasar - Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya secara resmi membubarkan Satgas Covid-19 melalui Keputusan Gubernur Bali Nomor 840/04-G/HK/2023 tentang Pencabutan Keputusan Gubernur Bali No 274/01-C/ HK/2020.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Made Rentin. 

Rentin menjelaskan pembubaran itu sejalan dengan kebijakan nasional, global bahkan internasional yang telah menyatakan Covid-19 sudah tidak pandemi, tetapi bersatus sebagai endemi.

"Suatu penyakit yang dikategorikan endemi, penyakit itu tetap ada tetapi relatif dan tidak terlalu membahayakan kepada manusia," ucap Rentin saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (4/10/2023).

Apalagi, Rentin melanjutkan, di Indonesia terlebih Bali memiliki dua senjata utama yang membuat Bali percaya diri ikut menutup satgas penanganan Covid-19 meskipun selalu dikunjungi masyarakat dunia atau wisatawan asing. 

"Kita meyakini imun kekebalan di warga masyarakat kita di Bali sudah cukup tinggi, kita tau capaian vaksinasi Covid-19 Bali tertinggi seluruh Indonesia. Hasil survei Kementerian Kesehatan terakhir lebih dari 99 persen tingkat kekebalan imu telah terbangun di masyarakat, itu yang membuat kita menjadi percaya diri," terangnya.

Selain kekebalan imun yang tinggi, kata Rentin, alasan lainnya adalah masyarakat Bali sudah terbiasa dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Pola hidup PHBS itu menurutnya sudah lama diterapkan oleh masyarakat Bali, tidak hanya pada saat masa pandemi Covid-19 saja, tetapi sudah sejak lama.

"Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang secara konsisten masyarakat kita di Bali lakukan dalam kehidupan mereka masing-masing, tidak hanya sebatas pada Covid-19, tapi sudah sejak lama." 

"Dua kata kunci (imun yang tinggi dan PHBS) itu yang membuat kita yakin astungkara tidak terpapar kembali dari Covid-19, lebih-lebih penyakit lainnya yang berpotensi menyebar di dunia, Indonesia terutama di Bali," tandasnya. (*/Dinda)

Baca Juga: Fasilitasi Bidang Kesehatan dan Sosial, Ketum PSSI Erick Thohir Resmi Bentuk Yayasan Bakti Sepak Bola Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI