Suara Denpasar- Kapten PSM Makassar Wiljan Pluim resmi dilepas setelah tujuh tahun lamanya membela klub berjuluk Juku Eja tersebut.
Hal itu diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi klub @psm_makassar pada, Senin (9/10/2023).
Dalam unggahannya, PSM Makassar mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi segala kontribusi Wiljan Pluim selama membela tim asuhan Bernando Tavares itu.
Pada unggahan lainnya, PSM Makassar juga mengunggah video pendek yang memperlihatkan Wiljan Pluim dalam sejumlah moment.
“80 seconds of Wiljan Pluim. #EwakoPSM @wiljanpluim,” demikian keterangan yang ditulis pada unggahan tersebut.
Unggahan itu pun mendapat berbagai reaksi dari warganet. Bahkan gelandang Persib Bandung Marc Klok yang turut mengomentari unggahan itu pun menyinggung soal kebenaran.
“Legend. They must create a statue for you in Makassar. Old, but GOLD. No one did it like you! Andi Mattalata will not forget. The truth will always reveal. One Love (Legend. Mereka harus membuat patung untuk anda di Makassar. Tua, tapi emas. Tidak ada yang melakukannya sepertimu! Andi Mattalata tidak akan lupa. Kebenaran akan selalu terungkap. Satu Cinta),” tulis Marc Klok.
Belum jelas apa maksud komentar dari Marc Klok tersebut. Hanya saja beredar kabar di media sosial salah satunya akun @gozip-bola menyebut bahwa Founder Bosowa Group yang merupakan pemegang saham terbesar di PSM Makassar memastikan Wiljan Pluim out karena dinilai sudah tua dan tidak bisa lari.
Dikutip melalui transfermarkt.co.id, pemain berusia 34 tahun itu bersama PSM Makassar telah melewati 178 laga dengan menyumbang 47 gol dan 51 assist.
Wiljan Pluim tercatat mampu mengantarkan PSM Makassar meraih gelar juara pada kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 lalu. Tidak hanya itu, pemain berkebangsaan Belanda itu juga membawa PSM Makassar meraih juara Piala Indonesia musim 2018/2019 silam. (Rizal/*)