Suara Denpasar – Laga leg pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam tak membuat kiper Timnas Indonesia, Nadeo Argawinata terlalu berjibaku mengamankan gawangnya.
Pada laga yang berakhir dengan kemenangan telak 6-0 Timnas Indonesia atas Brunei. Nadeo terlihat gabut di bawah mistar gawang karena tak banyak ancaman yang diberikan pemain-pemain Brunei ke gawang Timnas Indonesia.
Meski demikian, kiper Borneo FC itu mengaku lelah walau tak banyak melakukan penyelamatan-penyelamatan penting sepanjang laga.
Nadeo mengakui ia lebih banyak berteriak memberi komando kepada rekan setimnya dibanding jatuh bangun menyelamatkan gawang Timnas Indonesia dari kebobolan. Hal itu diakui Nadeo sempat membuatnya merasa lelah.
“Kami tetap fokus dan itu menguras tenaga. Saya harus teriak-teriak juga untuk organisir dan segala macam. Sampai suara saya habis juga,” ungkap kiper asal Kediri, Jawa Timur itu dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Sabtu (14/10/2023).
Nadeo yang sebelumnya sempat menepi karena kalah bersaing dengan penjaga gawang muda, Ernando Ari Sutaryadi sebagai pilihan utama di sektor penjaga gawang Timnas Indonesia.
Ia mengaku senang bisa menorehkan cleansheet. Nadeo juga memuji strategi yang diterapkan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong di laga yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta itu.
“Bersyukur bisa cleansheet hari ini. Kami mengikuti instruksi pelatih juga untuk mencoba membangun serangan dari belakang dan itu cukup sukses,” beber Nadeo. (*/Dinda)