Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir masih menyoroti lini depan Timnas Indonesia. Meski dalam laga awal melawan Brunei Darussalam, menang meyakinkan dengan skor 6-0, yang membuat striker Indonesia, Muhammad Dimas Drajad, muncul sebagai top skor sementara dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
Keberhasilan ini membawa Dimas Drajad bersaing dengan bintang dunia, bahkan mengungguli prestasi pemain terkenal seperti Neymar, yang baru mencetak dua gol dalam periode yang sama.
Pertandingan yang memukau berlangsung pada Kamis malam, tanggal 12 Oktober, dengan Dimas Drajad mencatatkan hattrick pada menit ke-7, 72, dan 92.
Hasil gemilang ini membuat Dimas Drajad memuncaki daftar top skor dengan tiga gol. Tak ketinggalan, rekan satu timnya, Ramadhan Sananta, juga berkontribusi dengan mencetak dua gol.
Prestasi cemerlang yang diperoleh oleh Dimas Drajad dan Ramadhan Sananta diharapkan dapat terus berkembang.
Pada leg kedua yang akan digelar pada Selasa, 17 Oktober, di Brunei Darussalam, Indonesia optimis mampu mempertahankan dominasi mereka, meskipun bermain di kandang lawan.
Kendati bangga atas suksesnya Timnas Indonesia, Menteri BUMN tersebut tetap mengomentari bahwa selama ini lini serang Indonesia seringkali menjadi titik lemah bagi tim yang dilatih oleh Shin Tae-yong. Di sisi pertahanan, tim Indonesia telah menunjukkan ketangguhan yang luar biasa.
"Kemenangan besar ini adalah sesuatu yang harus kita syukuri. Terlebih lagi, memiliki striker yang mampu mencetak hattrick dan menduduki posisi top skor sementara dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Semoga para penyerang kita dapat mempertahankan konsistensi mereka dan terus menambah jumlah gol ke gawang lawan," paparnya seperti dikutip denpasar.suara.com dari laman resmi PSSI, Minggu 15 Oktober 2023.
Baca Juga: Cek Fakta! Heboh Cristiano Ronaldo Ucap 'Bismillah" Sebelum Eksekusi Penalti