Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 04 Februari 2026 | 13:02 WIB
Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil
Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo menyebut Presiden Prabowo bakal menambah pasukan Polisi Hutan sebanyak 70 ribu personil. Foto Fakhri-Suara.com
  • Pemerintah bakal meningkatkan jumlah Polisi Hutan secara signifikan untuk memperkuat perlindungan taman nasional dan hutan lindung.
  • Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo menyebut keputusan itu diambil langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
  • Nantinya Prabowo bakal menambah sekitar 70 ribu personil Polisi Hutan.

Suara.com - Pemerintah bakal meningkatkan jumlah Polisi Hutan secara signifikan untuk memperkuat perlindungan taman nasional dan hutan lindung di Indonesia. Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo menyebut keputusan itu diambil langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Prabowo kini telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah Polisi Hutan dari 5.000 menjadi 70.000 Polisi Hutan,” kata Hashim dalam acara Indonesia Economic Summit di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Hashim menjelaskan, penambahan personel dilakukan karena selama ini perlindungan kawasan konservasi dinilai jauh dari memadai. Dengan hanya 5.000 personel untuk menjaga 57 taman nasional, pemerintah menilai kondisi tersebut tidak realistis.

“Dari 5.000 personel untuk melindungi 57 taman nasional adalah sebuah kemustahilan,” ujarnya.

Menurut Hashim, keterbatasan jumlah penjaga hutan menjadi salah satu penyebab lemahnya pengawasan di lapangan. Kondisi itu telah berlangsung lama dan diketahui oleh pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.

“Kita tahu itu, pemerintah-pemerintah sebelumnya pun tahu itu (keterbatasan personil polisi hutan),” kata Hashim.

Ia mengungkapkan, dampak dari lemahnya perlindungan tersebut terlihat dari maraknya pendudukan ilegal di kawasan konservasi. Dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun terakhir, jutaan hektare kawasan lindung telah beralih fungsi secara melawan hukum.

“Dalam 10 hingga 15 tahun terakhir, 4 juta hektare hutan lindung, taman nasional, telah diduduki secara ilegal,” ujar Hashim.

Menurut Hashim, kawasan yang diduduki secara ilegal tersebut banyak berubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Ia secara terbuka menyebut praktik itu dilakukan oleh pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab.

“Itu ditanami oleh, izinkan saya bilang, pengusaha-pengusaha nakal,” ucapnya.

Hashim menilai pendudukan ilegal tersebut terjadi karena kawasan konservasi tidak terlindungi dengan baik, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Lemahnya kehadiran negara di lapangan membuka celah pelanggaran berlangsung bertahun-tahun.

“Karena taman-taman nasional ini tidak dilindungi,” katanya.

Dengan penambahan personel menjadi 70.000 Polisi Hutan, pemerintah menilai pengawasan kawasan konservasi akan jauh lebih efektif. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menjaga taman nasional, hutan lindung, dan kawasan strategis lainnya.

“Jumlah ini akan cukup untuk saat ini guna melindungi taman nasional kita, hutan lindung kita,” ujar Hashim.

Ia menegaskan, perlindungan kawasan konservasi bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup manusia secara global. Pemerintah menempatkan isu ini sebagai bagian dari tanggung jawab besar Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump

Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:52 WIB

Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan

Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:29 WIB

Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng

Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:22 WIB

Terkini

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB