Suara Denpasar - Ganjar Pranowo, Capres dari PDI Perjuangan yang didukung Hanura, Perindo dan PPP sampaikan pernyataan menarik.
Dirinya kini resmi terdaftar sebagai Capres bersama Mahfud MD sebagai Cawapres, usai mendaftar keduanya langsung diundang ke salah satu acara wawancara.
Dalam acara itu ada momen menarik yang membuat Ganjar Pranowo menilai Jokowi gagal dalam salah satu hal pemerintahan.
Najwa Shihab selaku presenter acara itu mewawancarai kedua pasangan, dan Capres PDI Perjuangan ditanyai mengenai 10 tahun partainya berkuasa namun belum mampu tegas soal hukum.
Ganjar Pranowo kemudian menyampaikan bahwa sepertinya sosok seperti dirinya ditunggu-tunggu atau dibutuhkan sebagai aktor penegakan ketegasan di pemerintah, soal korupsi dan hukum.
"Kenapa harus diberi kepercayaan lagi? 10 tahun saja sudah diakui tidak banyak yang bisa dilakukan?" tanya Najwa dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube Najwa Shihab pada Sabtu, (21/10/2023).
"Sepertinya menunggu aktor yang namanya Ganjar," jawab Ganjar sendiri.
Ia kemudian menceritakan pengalamannya selama 2 periode menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah dan merasa berhasil dalam menegakkan keadilan dan memberantas korupsi.
Najwa kemudian menanyakan kembali, apakah Presiden Jokowi gagal dalam penegakkan hukum dan pemberantasan korupsi.
Baca Juga: Sah Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Mahfud MD Berniat Temui Presiden Jokowi untuk Lakukan Hal Ini
"Anda mau katakan bahwa selama ini aktornya yaitu Presiden Jokowi tidak cukup bisa melakukan itu dan akan berbeda kalau aktornya anda?!" tanya Najwa tegas.
"Saya kira iya," jawab Ganjar membenarkan. (*/Dinda)