Suara Denpasar - Sandy Walsh, pemain timnas Indonesia yang saat ini bermain di Liga Belgia bersama KV Mechelen, baru-baru ini mengalami penurunan harga pasaran yang cukup signifikan.
Musim ini, Sandy Walsh menghadapi tantangan berat setelah klubnya, KV Mechelen, mendatangkan bek kanan baru.
Persaingan dalam tim semakin ketat, dan Sandy belum bisa memberikan kontribusi berupa gol atau assist sebanyak yang diharapkan.
Dalam sepuluh penampilan terakhirnya bersama KV Mechelen yang ditangani oleh Steven Defour, Sandy tercatat belum mampu mencetak gol ataupun memberikan assist.
Sandy juga sering mengalami cedera yang membuatnya harus absen dalam beberapa pertandingan.
Saat ia mengalami benturan kepala pada 20 Juli lalu, terpaksa harus beristirahat selama 6 hari dan melewatkan 1 pertandingan.
Sebelumnya ia juga mengalami cedera pelvic hingga membuatnya beristirahat selama 65 hari dan absen sebanyak 12 laga.
Kemungkinan hal inilah yang membuat harga pasarannya mengalami penurunan yang cukup mencolok.
Dilansir dari laman transfermarkt, sebelumnya, nilai transfernya mencapai Rp34,76 miliar, tetapi pada tanggal 23 Oktober 2023, harganya turun menjadi Rp26,07 miliar.
Meski harganya mengalami penurunan, Sandy masih menempati peringkat kelima di antara pemain KV Mechelen dan peringkat ke-160 dalam Liga Jupiler Pro.
Sandy Walsh juga tetap menjadi pemain paling berharga di timnas Indonesia. Bahkan di laman transfermarkt, dinobatkan sebagai pemain nomer wahid.
Sejauh ini, pemain berusia 28 tahun ini sudah menjalani 3 laga bersama timnas Indonesia dan menyumbang 2 assist.(*/)