Suara Denpasar – Anak legenda hidup Persebaya Surabaya, Jacksen F Tiago yakni Hugo Samir mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI usai melakukan tindakan tidak terpuji melayangkan bogem kepada pemain lawan.
Tindakan tidak terpuji yang dilakukan Hugo Samir itu diketahui terjadi pada laga Borneo FC U-20 vs Persib Bandung U-20 pada kompetisi Elite Pro Academy (EPA).
Atas tindakannya itu, Hugo Samir mendapat sanksi larangan bermain selama dua pertandingan ditambah denda Rp 5 juta.
Sanksi tersebut diberikan karena ia dianggap memukul pemain lawan dan mendapat kartu merah langsung dari wasit.
Hugo Samir pun bereaksi dengan angkat bicara soal sanksi Komdis yang diberikan kepadanya.
Ia merasa tidak melakukan tindak pemukulan terhadap pemain Persib U-20. Hugo Samir hanya merasa mendorong pemain lawan saja.
“Itu (pemukulan) tidak benar sama sekali. Saya tidak ada memukul sedikitpun tidak ada mencekik atau apa,” ungkap Hugo Samir dilansir Suara Denpasar dari laman Suara.com, Selasa (24/10/2023).
“Hanya saja, saya mendorong dia saja. Tidak ada sedikitpun kekerasan atau memukul itu. Tidak ada sedikitpun,” jelasnya.
Sebagai wonderkid yang diharapkan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di masa depan. Hugo Samir memiliki rekam jejak yang kurang menyenangkan.
Baca Juga: Hugo Samir Diganjar Kartu Merah, Sang Ayah Tak Tinggal Diam Usai Anaknya Dirujak Netizen
Ia tercatat pernah insiden serupa saat kedapatan menendang wasit pada laga Persebaya Surabaya U-18 vs Bhayangkara FC U-18 pada kompetisi EPA U-18 2021 lalu. Saat itu Hugo Samir membela tim Bhayangkara FC U-18. (*/Dinda)