Suara Denpasar - Seorang wanita mengaku bahwa ia melihat kepala almarhum ayahnya di lemari setelah beberapa hari meninggal.
Percaya atau tidak, namun cerita itu disampaikan seorang pria tentang pengalaman mistis istrinya usai sang ayah meninggal.
Cerita itu disampaikannya melalui email, dan diceritakan oleh seorang Youtuber melalui kanal YouTube Hirotada Radifan, dilansir Suara Denpasar pada, Kamis, (26/10/2023).
Pengirim cerita adalah Bayu (nama samaran), ia menceritakan pengalaman horor yang dialami oleh sang istri, yaitu Rere (nama samaran).
Berikut ini cerita Bayu soal Rere dan kejadian horor yang dialami oleh istrinya itu.
Masa Lalu Kelam Rere
Bayu menceritakan bahwa istrinya, yaitu Rere punya masa lalu yang kelam, sehingga itulah sebabnya nama dalam cerita itu disamarkan.
Rere lahir dari keluarga kurang mampu, ayahnya senang bermain judi dan melakukan tindak KDRT kepada istri dan anak-anaknya.
Bahkan Rere punya pengalaman buruk dimana sang ibu harus lumpuh usai dilempar poci berisikan air panas oleh sang ayah yang tak bisa mengontrol emosi usai kalah judi.
Perlakuan kasar itu juga dilakukan sang ayah kepada anak-anaknya, yaitu Rere dan satu adiknya bernama Rizka (nama samaran).
Sikap ayah yang kasar membuat mental Rere sedikit terganggu, psikisnya terlihat cukup terdampak akibat ayahnya yang kasar, pemabuk dan senang main judi.
Insiden Rere Tak Sengaja Bunuh Adiknya
Suatu hari, Rizka tak merusak jam tangan milik ayahnya, Rere melihat itu dengan mata kepalanya sendiri.
Karena tak ingin adiknya dimarahi, Rere tidak membocorkan itu kepada sang ayah saat marah-marah bertanya siapa yang merusak jam tangannya.
Akibat tidak ada yang mengaku, sang ayah memukuli Rere dan ibu secara membabi buta lantaran kesal jam tangannya rusak.
Kemudian, ayah bertanya kepada Rizka adik Rere, "Kamu yang rusakin jam tangan ayah ya?," tanyanya.
Lantas saja karena takut Rizka tak mengakui perbuatannya. Tanpa belas kasih, sang ayah juga memukuli anak kecil itu hingga membuatnya menangis berteriak.
Tak tahan dengan siksaan ayahnya, Rizka malah membuat pengakuan palsu, ia menuduh Rere sang kakak lah yang telah merusak jam tangan itu.
Rere terkejut dengan ucapan sang adik, hingga akhirnya ia harus jadi korban penyiksaan sang ayah yang dibakar amarah.
Akibat kejadian itu, Rere merasa kesal kepada adiknya, hingga suatu hari insiden naas pun terjadi.
Suatu hari, ayah pulang dari kegiatan berjudinya sambil membawa botol minuman keras, ia mabuk parah hingga tertidur di sofa.
Rere tiba-tiba dibutakan dengan dendam terhadap adiknya, ia memukul Rizka menggunakan botol Miras milik ayah hingga adiknya berlumuran darah.
Panik melihat itu, Rere akhirnya bersembunyi di kamar. Esoknya, polisi membawa sang ayah lantaran diduga membunuh anaknya sendiri dengan barang bukti botol minuman keras.
Melihat Kepala Almarhum Ayah di Lemari
Singkat cerita, Rere menikah dengan Bayu, mereka hidup bahagia hingga memiliki satu buah hati.
Namun, berdasarkan keterangan Bayu, pengalaman masa lalu istrinya itu sangat berdampak bagi psikis sang istri.
Rere merupakan seorang wanita yang pendiam, bahkan ia selalu menangis jika mendengar suaminya berbicara dengan nada tinggi meskipun tidak sedang marah.
Suatu ketika, ayah Rere dikabarkan meninggal dunia. Lantas Bayu mengajak istrinya pulang untuk mengurus proses pemakaman dan acara pengajian (tahlilan).
Usai pemakaman ayah, Bayu dan istrinya pulang ke rumah mertua atau ibu Rere itu, mereka hendak menyiapkan acara pengajian.
Akan tetapi, ketika Rere hendak membantu ibunya membereskan lemari di kamar, ia tiba-tiba berteriak, ia mengaku melihat kepala almarhum ayahnya di dalam lemari.
"Itu ada kepala abah (ayah)," ucap Rere.
Bayu mulanya menduga istrinya punya masalah psikis efek dari masa lalunya yang kelam, akan tetapi, masalahnya hal mistis juga dialaminya usai pulang dari rumah mertuanya itu.
Ada Sosok Arwah Anak-Anak di Rumah
Seiring berjalannya waktu, Bayu tetap berpikir bahwa istrinya itu punya masalah psikis akibat masa lalunya yang kelam.
Namun, ada suatu kejadian yang membuatnya bingung, pada suatu hari ketika dirinya pulang kerja.
Tiba di rumah malam hari, Bayu melihat istrinya menangis dan memukul-mukul kepalanya sendiri di depan pintu kamar anaknya.
Sedangkan sang anak terdengar menangis dikunci di kamar sendirian, kejadian itu tentu saja membingungkan.
Bayu langsung membuka pintu dan memeluk anaknya, Rere tiba-tiba menyesal, ikut menangis atas apa yang telah ia lakukan.
Ketika ditanya oleh Bayu apa alasannya mengurung anaknya sendiri di kamar, Rere enggan bercerita.
Kemudian Bayu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badan. Setelah selesai membersihkan badan, ia bingung melihat anaknya sedang bermain sendirian di kamarnya.
Setelah dihampiri, ternyata itu bukan anaknya, ia tidak mengenalnya, lantas saja ia buru-buru menemui istrinya, dan benar saja ternyata anaknya yang asli sedang bersama sang istri.
"Itu siapa ko ada anak kecil? Ko kamu nggak cerita?," tanya Bayu kepada istrinya.
"Hah? Siapa?," tanya balik Rere kebingungan.
Bayu kemudian menggandeng tangan anak yang tak ia kenalinya itu, namun Rere mengaku tidak bisa melihat anak itu.
Dan lebih anehnya lagi, ketika Bayu berdebat dengan sang istri, anak misterius itu seketika tiba-tiba menghilang.
Kejadian horor itu membuat Bayu sedikit percaya bahwa apa yang dialami Rere bukan hanya masalah psikis, tapi juga dicampuri urusan mistis.
Disclaimer: cerita ini hanya berdasarkan pengakuan seseorang, percaya atau tidak percaya bukanlah persoalan, tetap berpegang teguh pada kepercayaan masing-masing. (*/Ana AP)