Suara Denpasar – Berbohong kerap kali dilakukan oleh setiap orang meski ketika dalam keadaan terpaksa atau pun tidak.
Ada cara mudah untuk mendeteksi kebohongan seseorang hanya dengan teknik Conundrum.
Sikap berbohong kadang merugikan beberapa pihak, lebih terkesan menipu atau bahkan seseorang yang berbohong berpotensi menyebarkan fakta palsu atau hoax.
Namun tak jarang orang-orang kerap menjadi korban kebohongan, bahkan dari orang terdekatnya sendiri.
Untuk mengantisipasi orang berbohong kepada kita, gunakan tips mudah ini untuk mendeteksi apakah orang tersebut telah berbohong pada Anda.
Ya Conundrum merupakan teknik teka-teki yang di jabarkan oleh David J Liebermen di dalam bukunya yang berjudul cGet Anyone To Do Anything.
Teknik Conundrum ini cukup mudah digunakan untuk mengetahui seseorang sedang berbohong kepada kita.
Hanya dengan mengajukan suatu fakta yang dibuat-buat, lalu berikan pertanyaan kepada yang Anda curigai. Dari jawabannya Anda akan mengetahui apakah seseorang tersebut telah berbohong atau tidak. Seperti yang dilansir dari akun Instagram oandapasaribu pada Jumat (27/10/2023).
Contoh penggunaan tekni ini, buatlah fakta yang dibuat-buat misalnya pada kasus perselingkuhan “tadi ada kecelakaan ya di Bioskop? Macet banget soalnya” Jika pasanganmu benar ke bioskop makan ia akan menjawab “engga macet ah, macet dari mana? Namun jika dirinya tidak berbohong ia akan ragu menjawab pertanyaanmu karena bingung.
Baca Juga: Ternyata Hoax Video Komedian Indro Warkop Meninggal Dunia Akibat Kanker
Seseorang yang sedang berbohong kerap kali menyusun alasan yang akan ia katakan jika ditanya, namun dirinya tidak akan menyangka jika anda membuat fakta yang seolah olah benar.
Seseorang yang berbohong juga kerap ditandai dengan jawaban ragu-ragu yang mereka berikan ketika ditanyai tentang fakta yang kita buat-buat tersebut.
Hal itu akan menjawab segala pertanyaan apakah seseorang telah berbohong atau tidak kepadamu.
Untuk diingat jika Anda menghadapi seseorang yang sedang berbohong jangan pernah tunjukkan kecurigaan, gunakan teknik Conundrum untuk mengetahui fakta tanpa harus memaksa jujur. (*/Ana AP)