Suara Denpasar – Pemain keturunan Swiss Chow - Yun Damanik dipastikan gagal membela Timnas Indonesia U-17 untuk bertarung di Piala Dunia U-17 pada November mendatang.
Hal ini diungkapkan oleh Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti. Melansir dari antaranews.com Bima Sakti mengungkapkan Chow - Yun Damanik yang memiliki keturunan Indonesia dari sang Ibu ini tak dapat membela Timnas Indonesia U-17 lantaran terganjal paspor.
“Chow ini terganjal di paspor. Orangtuanya paspornya sudah Swiss. Ibunya orang Indonesia tapi sudah di Swiss. Kalau harus bikin paspor Indonesia saya tidak tahu ya ininya, kan harus melepas Swiss, karena kan sepertinya tidak boleh ganda,” ujar Bima Sakti.
Gagalnya Chow - Yun Damanik memang membuat Bima Sakti sedikit kecewa. Hal ini karena Timnas Indonesia U-17 sangat membutuhkan kemampuan Chow - Yun Damanik sebagai gelandang bertahan.
“Dia bagus banget. Kita butuh sebenarnya,” tambah Bima Sakti.
Sementara itu, melansir dari laman transfermarkt, Chow - Yun Damanik yang saat ini masih berusia 16 tahun itu bermain untuk Lausanne U-17 di Liga muda di Swiss.
Chow - Yun Damanik merupakan 1 dari 3 pemain diaspora yang mengikuti TC Timnas Indonesia U-17. (*/Ana AP)