Suara Denpasar - Persija harus mengakui kekuatan PSIS Semarang usai laga pekan ke-17 lanjutan Liga 1 pada Minggu (29/10/2023) di Stadion Jatidiri.
Setelah pertandingan itu, pelatih tim Macan Kemayoran, Thomas Doll mengungkapkan kekecewaannya.
Menurutnya, Persija selalu melakukan kesalahan yang sama di hampir seluruh laga musim ini.
"Kami selalu melakukan individual.. bukan di pertandingan ini saja.. tapi hampir di semua laga," papar Thomas Doll dikutip dari laman resmi ligaindonesiabaru.com pada Selasa (31/10/2023).
Pelatih berkebangsaan Jerman itu juga menambahkan bahwa performa buruk timnya itu diperparah dengan riuhnya suporter lawan.
"Kesalahan yang pemain perbuat, diperburuk dengan dukungan suporter PSIS yang luar biasa. semuanya menjadi semakin sulit dan tentu saya kecewa dengan hasil ini," imbuhnya.
Sementara itu, kekecewaan juga datang dari suporter setia Persija, Jakmania.
"Tolong dong dengerin masukan Jakmania.. coba pakai formasi 4 bek lagi.. main 343 pemain seperti orang bingung.. ditambah kebanyakan megang bola," tulis @ervinvizcarra dikutip dari kolom komentar akun Instagram @persija.
"Gak cuma depan.. lini belakang sering diobok-obok karena pakai 3 bek.. semua kalah cepat," timpal @32cahyosaputro28.
"Cari pemain yang mainnya ngotot.. kemarin lembek banget main dia yang main yang capek yang nonton.. bangkit yuk bisa yukk," kata @adamoctha18.
Meski begitu, tak sedikit juga yang terus konsisten mendukung Persija walaupun telah mengalami catatan buruk.
"Mau kalah mau menang.. gue tetep Persija," komentar @funkpunk14_.
"Mau sehancur apapun Persija, sekali Persija tetap Persija," tambah @mass_iyonnn.(*/Rizal)