Suara Denpasar – Memanfaatkan ditundanya laga Persebaya Surabaya vs Persis Solo yang seharusnya tersaji di pekan ke-18 BRI Liga 1 2023-2024 pada Kamis (2/11/2023) besok. Pelatih Persebaya, Uston Nawawi tak ingin anak asunya berlarut-larut dalam keterpurukan.
Uston Nawawi meminta para pemain Persebaya untuk menjaga kebersamaan sebagai tim dan bangkit dari rentetan hasil buruk agar suporter setia mereka, Bonek tak kembali kecewa dengan hasil minor yang diraih tim.
Seperti diketahui, Bonek sempat menggelar aksi demonstrasi di kantor Persebaya sebagai buntut dari buruknya performa tim yang menelan tiga kekalahan beruntun menjelang akhir putaran pertama kompetisi musim ini.
Imbasnya posisi pelatih kepala yang semula berada di tangan Josep Gombau kembali diberikan kepada Uston Nawawi yang sempat ditunjuk sebagai carataker pelatih pasca lengsernya Aji Santoso.
Pelatih berusia 45 tahun itu pun segera berusaha mengembalikan kondisi mental pemain dengan menekankan menjaga kebersamaan seluruh elemen tim.
“Seluruh pemain harus memiliki rasa kebersamaan kembali, mau saling menutupi kesalahan temannya di atas lapangan,” tegas Uston dilansir dari laman resmi klub.
“Saya tekankan seluruh pemain harus memiliki semangat juang tinggi karena kita bermain di dalam tim besar seperti Persebaya. Jadi ekspetasi cukup tinggi, semua pemain menyadari itu,” sambungnya.
Tekanan kepada skuad tim berjuluk Bajul Ijo cukup tinggi mengingat musim ini manajemen tim mematok target menjadi juara.
Tetapi performa tim yang masih naik turun bisa dibilang belum meyakinkan untuk bersaing di jalur perebutan gelar juara musim ini.
Putaran kedua menjadi kesempatan bagi Bruno Moreira dkk untuk memperbaiki penampilan.
Setidaknya mereka harus finish di posisi empat besar klasemen akhir untuk melaju ke babak championship series dan menjaga peluang menjadi juara di akhir musim. (*/Dinda)