Suara Denpasar - Pada Senin (30/10/2023) kemarin, Bonekmania menggelar aksi demo. Aksi ini ditengarai karena performa Persebaya yang turun drastis di lima laga terakhirnya. Demo yang dilakukan oleh pasukan pendukung Persebaya, Green Nord 27 dan Gate Jhoner 21 digelar di depan Kantor Marketing Persebaya.
Dilansir dari akun Instagram @persebayafans.2, setidaknya ada 4 tuntutan dari Bonek Mania yang wajib dipertimbangkan manajemen. Berikut ini adalah isi tuntutan selengkapnya:
4 TUNTUTAN BONEK
1. Menuntut CEO Klub Azrul Ananda, membuat statement tegas serta mengambil langkah strategis & konkret penyelamatan tim, melalui perbaikan kualitas individu baik jajaran kepelatihan hingga pemain. Jangan seperti beli kucing dalam karung.
2. Jika dalam tiga laga putaran kedua, Persebaya tidak mampu meraih hasil maksimal 9 poin dengan kemenangan penuh atau setidaknya 7 poin, Manajer Tim harus mengundurkan diri.
3. Lakukan pengawasan penuh terhadap pemain, baik lokal maupun asing. Tidak ada siapapun yang boleh mengakses kedekatan dengan para pemain kecuali demi kepentingan Persebaya.
4. Target Juara harus tetap terealisasi di musim ini.
Melihat tuntutan tersebut, ternyata banyak juga Bonek Mania yang tidak setuju. Menurut mereka, kesalahan sepenuhnya pada kenyataannya bukan hanya pada manajemen saja.
“Arek-arek (Bonek) aslie pikirane kudu mbukak titik. Wong seng dituntut soal kerjoan karo bosmu ae gak suwi resign, ndanio pemain Persebaya. Lak pemain bintange metu nyalahno manajemen lah opo lah (Bonek aslinya pikirannya harus terbuka. Orang yang dituntut kerjaan sama bos aja gak lama resign, apalagi pemain Persebaya. Kalau pemain bintang keluar yang disalahkan manajemen),” komentar @rio_dewata78
Baca Juga: PSM Makassar Dikabarkan telah Capai Kesepakatan Lisan dengan Jose Paulo Oliveira
“Ayo coba takokno pemain siji-siji sak durunge main pasti pressure wedi kalah. Ayo arek ndi seng mentale tahan banting ditekan wong sak jagat (Ayo coba tanyakan pemain satu-satu sebelum main, pasti tekanan takut kalah. Ayo anak mana yang mentale tahan banting ditekan orang banyak,” lanjut akun tersebut.
“Ngene ae kan Bonek wes nuntut. Nah, saiki Persebaya nuntut seng ngeroso Bonek, ayo di penuhi (stadion) pas (pertandingan) home. Yo opo isok gak? Ojok pas big match tok (Gini aja Bonek sudah nuntut. Nah, sekarang Persebaya nuntut yang merasa Bonek ayo penuhi stadion pas pertandingan home. Gimana bisa gak? Jangan pas big match saja,” sindir @cak_fatur_.
Sementara itu, laga lanjutan Liga 1 antara Persebaya melawan Persis Solo yang sebelumnya dijadwalkan akan digelar pada hari Kamis (02/11/2023) terpaksa ditunda menjadi Jumat (03/11/2023) pukul 18.00 WIB. (*/Rizal)