Suara Denpasar- Konflik yang menyebabkan tergoresnya aspek kemanusian yang terjadi antara Israel dan Palestina hingga kini masih menjadi perhatian dunia.
Berbagai video yang tersebar di media sosial memperlihatkan betapa beratnya hari-hari saudara kita yang berada di jalur Gaza. Baik anak-anak, wanita hamil, hingga orang tua menjadi korban atas serangan acak yang dilakukan oleh Israel.
Dilansir dari Al-Jazeera pada 31 Oktober 2023 lalu, ada lebih dari 1000 anak dinyatakan hilang, dan memiliki kemungkinan masih tertimbun reruntuhan bangunan. Sedangkan lebih dari 6000 anak dilaporkan mengalami luka-luka di Gaza sejak perang dimulai. Bahkan angka kematian penduduk Gaza kini telah mencapai 8000 orang, dan masih terus meningkat.
Untuk itu, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian Indonesia terhadap apa yang sedang dilalui masyarakat yang berada di jalur Gaza, Palestina, pada 4 November 2023 Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akhirnya melepas pengiriman bantuan kemanusian untuk Palentina.
Dari Pangkalan TNI Angkatan Udara, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden Jokowi melepas bantuan kemanusiaan yang diketahui mencapai berat 51, 5 ton dan akan dikirim menggunakan tiga pesawat.
Presiden Jokowi memberi tahu bahwa, bantuan itu diberangkatkan menuju ke Bandara El Arish di Mesir, dan setelahnya baru diteruskan dan disalurkan ke Gaza.
Bantuan yang dikirm oleh Indonesia diketahui terdiri dari bahan makanan, alat medis, selimut, tenda, dan barang-barang logistik lainnya, yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Gaza.
Presiden Jokowi menyebutkan, bantuan seberat 51, 5 ton itu bukan hanya berasal dari pemerintah, TNI, dan Polri, namun juga berasal dari masyarakat, dan dunia usaha yang disalurkan melalui lembaga kemanusian, seperti Baznas, IHA, PMI, dan Kitabisa.
Kepala negara Indonesia itu juga menyebutkan, pengiriman bantuan tahap dua untuk Palestina sedang dalam proses dipersiapkan. Dalam kesempatan itu juga, ia kembali menegaskan bahwa Indonesia akan terus bersama dalam perjuangan bangsa Palestina.
Baca Juga: Dinilai Merugikan, Dewa United Adukan 3 Wasit Ini ke PSSI, Siapa Saja?
Tragedi kemanusiaan di jalur Gaza itu sudah tidak bisa diterima dan harus sesegera mungkin dihentikan. Seruan untuk gencatan senjata telah banyak dikumandangkan lewat berbagai media sosial yang ada.(Rizal/*)