Suara Denpasar – Mantan Gubenur Bali Wayan Koster merasa terhormat karena diundang oleh ratusan teknisi air conditioner (AC) di Bali. Para teknisi itu tergabung dalam asosiasi refrigerasi dan air conditioner nusantara (ASISI) Bali.
Dia diundang sebagai tamu VVIP dalam acara pengukuhan DPD ASISI Bali di Gedung BPMP Provinsi Bali, Jalan Letda Tantular No 14, Denpasar, Minggu, (5/11/2023), siang. Mengangkat tema “Meningkatkan Profesionalitas Untuk Kemajuan Bersama”.
Saat memberikan sambutan, Wayan Koster mengaku kaget ternyata ada asosiasi dari para teknisi AC di Bali. Ia merasa terhormat diundang untuk menutup rangkaian acara pengukuhan yang sudah berlangsung dari pagi.
“Oh saya diundang berkaiatn dengan acara asossiasi teknisi dalam penanganan AC dan saya datang denga senang hati karen ini merupak kehormatan bagi saya,” ucapnya.
Di hadapan ratusan teknisi AC tersebut, Wayan Koster mensosialisasikan calon presiden dan wakil presiden Ganjar-Mahfud kepada anggota ASISI Bali. Katanya, sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Bali, menjadi kesempatan untuk mensosialisasikan pasangan Ganjar-Mahfud dalam acara tersebut.
Kendati demikian, Koster mendisclaimer bahwa pilihan tetap berada pada setiap individu yang tergabung dalam ASISI Bali. Dia hanya mensosialisasikan saja.
“Iya tentu saja saya harus menyampaikan karena bagaimanapun saya adalah Ketua Tim Kampanye pemenangan Pak Ganjar-Mahfud, ya saya menyampaikan itu, tapi kan hak-nya ada di masing-masing individu itu,” tandasnya.
Senada dengan itu, Ketua DPD ASISI Bali, Frans Sambonu menyampaikan terkait arah politik, secara organisasi ASISI tidak boleh menentukan sikap terhadap suatu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Namun akan mendukung secara individu.
”Nah ini untuk ke depan tentu seperti yang tadi dibahas soal pilihan politik karena kita di ASISI ini kan secara organisasi tidak terlibat ke politik tapi secara individu, iya. Dari pribadi-pribadi, tapi kalau organisasi ASISI kita tidak berbaur ke politik,” terangnya.
Yang jelas, kata Frans fokus ASISI sebagai organisasi bagi para teknisi AC di lapangan yang terpenting adalah bagaimana profesinalisme kerja tetap terjaga. Soal arah politik itu tergantung pada anggota.
Baca Juga: Sekda Bali Tanggapi Bubarnya Kelompok Ahli Bentukan Wayan Koster
“ASISI ini bergerak di pendingin, itu tiap-tiap individu yang punya usaha pendingin yang kemudian tergabung dalam organsasi. Kalau masalah politik belum sampai ke situ tapi kalau di luar dari oganisasi ini secara pribadi-pribadi mungkin bisa,” tegas Frans. (*/Aryo)