Suara Denpasar - Erick Thohir angkat suara terkait denda untuk Persiraja Banda Aceh hingga keputusan PSSI, yang memperbolehkan suporter untuk membawa bendera ataupun atribut Palestina di stadion.
Baru-baru ini banyak kabar yang menyatakan bahwa Komite Disiplin PSSI, tengah memberikan sanksi untuk Persiraja Banda Aceh, karena telah melakukan pengibaran bendera Palestina.
Hingga akhirnya, muncul sebuah aturan dari PSSI yang menegaskan bahwa pihaknya, memperbolehkan seluruh suporter untuk membawa bendera Palestina ke stadion.
Namun dalam hal ini, diketahui pihak PSSI juga telah menegaskan agar suporter, tidak membawa hal-hal yang berkaitan dengan teks, seperti tulisan "Free Palestina".
Ketua umum PSSI, Erick Thohir menerangkan bahwa tindakan ini memang telah disengaja dilakukan oleh PSSI.
Hal ini dilakukan karena menurutnya, PSSI selalu menghargai kebebasan dalam berekspresi.
Pernyataan ini juga terlihat dalam unggahan di akun Instagram resmi PSSI beberapa waktu yang lalu.
Dalam unggahan tersebut, dikatakan bahwa terkait suporter yang membawa bendera ataupun atribut, nantinya tidak akan mendapatkan sanksi ataupun denda.
"FIFA menghargai kebebasan berekspresi. Apalagi pada perlindungan HAM dan kemanusiaan. Ini terutama dalam konteks pengibaran bendera Palestina. Jadi PSSI dalam hal ini menegaskan tidak ada pelanggaran ataupun sanksi" tulis dalam postingan tersebut.
Baca Juga: FIFA Beri Izin Kibarkan Bendera Palestina, Namun PSSI Larang Hal Ini
Sehingga dengan adanya kabar yang menyatakan bahwa PSSI telah memberikan sanksi untuk Persiraja Banda Aceh, hal ini menurut Erick Thohir adalah suatu informasi yang salah.
Bahkan menurut menteri BUMN ini, isu tersebut telah dibuat oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga munculnya kabar yang tidak benar.
Hingga akhirnya, unggahan tersebut menuai beragam komentar dari warganet, terutama kesetujuan dengan pernyataan tersebut.
"Oke bener ya pak, nanti Piala Dunia U-17 kita kibarkan bendera Palestina, terima kasih bpk Erick Thohir," tulis akun @murdaniumar
"Solidaritas bukanlah tindakan memberi, tetapi saling berbagai kekuatan untuk tujuan yang sama, lanjutkan pak Erick!," tulis akun @r1nisjes. (*/Dinda)