Suara Denpasar - Kamis malam (16/11/2023) mungkin menjadi hari yang buruk bagi suporter timnas Indonesia. Sebab pada hari itu, timnas Indonesia U-17 dan timnas Indonesia senior sama-sama mengalami kekalahan.
Timnas Indonesia U-17 yang bertanding di laga terakhir fase grup Piala Dunia U-17 2023 harus mengakui keunggulan Maroko dengan skor 3-1.
Sedangkan timnas senior yang berlaga di kandang Irak, harus menelan kekalahan telak. Tim asuhan Shin Tae-yong itu harus mengakui keunggulan tim berjuluk Macan Mesopotamia itu dengan skor 5-1.
Melansir laman resmi PSSI, pelatih asal Korea Selatan tersebut mengungkapkan alasan yang membuat timnya mengalami kekalahan telak dari Irak.
"Saya hanya bisa bilang Irak bermain lebih baik dari kami," kata Shin Tae-yong seusai laga.
“Seperti yang Anda lihat, ini adalah laga tandang dengan suporter yang sedikit bagi kami di stadion,” lanjutnya.
Shin Tae-yong juga menyebutkan bahwa faktor Irak sebagai tuan rumah juga berpengaruh bagi kemenangan telak tersebut. Juga faktor pemain timnas Indonesia yang datang tidak bersamaan menjadi salah satu alasannya.
“Kemudian kami juga harus melalui perjalanan panjang dengan para pemain yang tidak datang bersamaan. Namun terlepas dari itu, Irak memang bermain lebih baik dari kami," jelas Shin Tae-yong.
Meski menuai hasil buruk di leg pertama, Shin Tae-yong bertekad untuk membalas kekalahan timnas Indonesia ketika bermain di kandang.
“Mereka bermain baik di pertandingan ini. Dapat saya katakan, kami akan berusaha tampil lebih baik di laga kandang kami nanti," ucap Shin Tae-yong.
Kekalahan dari Irak membuat timnas Indonesia menempati posisi sebagai juru kunci grup F di bawah Filipina yang kalah dari Vietnam dengan skor 2-0.
Timnas Indonesia harus meraih kemenangan atas Filipina dan Vietnam pada laga berikutnya jika ingin memperbaiki posisi mereka di grup. (*/Ana AP)