Suara Denpasar - Petarung MMA asal Indonesia, Jeka Saragih berhasil mengukir kemenangan pada laga debutnya di UFC Fight Night yang diadakan di Las Vegas.
Jeka Saragih berhasil menjadi pemenang setelah sukses menjatuhkan lawannya, Lucas Alexander, petarung asal Brasil dengan TKO di ronde pertama.
Sebelumnya Saragih memulai debutnya dengan mengikuti ajang “Road to UFC”. Ajang tersebut merupakan usaha promosi dari UFC untuk mencari petarung berbakat dari Asia.
Meskipun mendapat kekalahan ketika melawan Anshul Jubli (petarung asal India), Saragih mendapatkan panggilan untuk bertanding di UFC.
Namun panggilan dari UFC itu tak lekas membuat keluarga dan temannya serta merta mendukungnya.
Justru sebaliknya, banyak yang meragukan Saragih mampu memenangkan pertandingan yang berlangsung di Octagon itu.
Hal ini tentunya tak lepas dari fakta bahwa semua petarung Indonesia, termasuk Saragih, kalah di ajang “Road to UFC”.
Tak heran jika banyak orang meyakini bahwa tidak ada petarung Indonesia yang layak bertarung di Octagon.
Meski keluarga dan teman-temannya meragukannya, Saragih menjadikan semua itu sebagai sumber motivasinya.
Baca Juga: Viral Kisah Seorang Guru SMP Negeri 10 Tahun Tak Digaji, Lakukan Ini Demi Hemat
Selain itu ia juga berterima kasih dengan pelatihnya di MMA Fight Academy di California yang telah membantunya memenangkan pertandingan.
“Saya mengambil semua motivasi itu agar saya bisa mendapatkan kemenangan. Semua teman-teman saya di desa bahkan keluarga saya juga, mereka (meragukan) kemampuan saya,” kata Saragih dikutip dari laman Sherdog.
“Mereka ragu apakah petarung Indonesia bisa menang di dalam Octagon. Tapi saya tak memperdulikan itu dan hanya menjadikannya motivasi bagi saya,” lanjutnya.
Dengan kemenangan ini, Jeka Saragih menjadi petarung MMA Indonesia pertama dan satu-satunya yang berhasil menang di ajang UFC. (*/Dinda)