Suara Denpasar - Seorang guru bernama Lukas Kolo merupakan salah satu tenaga pengajar di SMP Negeri Wingi, Nusa Tenggara Timur.
Lukas merupakan guru yang telah mengabdi selama 10 tahun dan tidak terima gaji, kisahnya viral di sosial media.
Tinggal di Perpustakaan Demi Hemat
Guru SMP Negeri bernama Lukas Kolo itu mengaku harus tinggal di perpustakaan sekolah.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan demi hemat biaya transportasi ke sekolah, sehingga ia tidak perlu mengeluarkan uang untuk pergi mengajar.
Sudah Dapat SK Tapi Belum Dapat Gaji
Setelah 10 tahun mengajar tanpa gaji, dirinya mengaku telah menerima SK (Surat Keputusan) dari pemerintah.
Ia diangkat dengan perjanjian kerja sebagai PPPK, namun sampai saat ini ia mengaku belum menerima gaji.
"Saya terima SK tanggal 7 Agustus 2023, sampai hari ini belum terima gaji, mungkin pemerintah masih urus, karena terlalu banyak peserta," ungkapnya dikutip Suara Denpasar dari akun instagram @undercover.id pada Jum'at, (24/11/2023).
Baca Juga: Viral Muhammadiyah Beli Gereja Spanyol, Jadi Organisasi Terkaya di Dunia?
Terpaksa Bawa Keluarga Tinggal di Sekolah
Guru bahasa Indonesia bernama Lukas itu mengaku bahwa dirinya membawa keluarga tinggal di sekolah, yaitu di perpustakaan.
Lukas menjelaskan bahwa ia dan keluarganya hanya pulang ke rumah apabila ada keperluan saja.
"Pulangnya kalau ada keperluan saja. Ya kadang 1 bulan sekali..," jelasnya.
Bukan tanpa alasan, jarak antara rumah Lukas ke sekolah sekitar 25 kilometer, rumahnya berada di Bakitolas, cukup jauh dari SMP Negeri Wini. (*/Dinda)