Suara Denpasar – Imbas dari performa inkonsisten Persija Jakarta yang gagal mendulang tiga poin dari tiga laga yang telah dilaluinya membuat sorotan tajam mengarah ke tim.
Hasil imbang 1-1 melawan Persebaya Surabaya tidak serta merta membuat para pemain Persija puas bisa mencuri satu poin di kandang lawan. Pemain muda Persija, Rayhan Hannan justru merasa kecewa timnya gagal membawa tiga poin.
Menurut Hannan, Persija layak memenangkan pertandingan melawan Persebaya. Setelah unggul lebih dulu dan disamakan oleh Persebaya yang bertindak sebagai tuan rumah.
Secara permainan tim berjuluk Macan Kemayoran itu mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya di depan gawang Persebaya.
Hanya saja buruknya finishing touch pemain Persija membuat peluang-peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol tambahan.
Sebagai pemain, Hannan bertekad memperbaiki penampilan Persija di laga berikutnya dan menegaskan bahwa timnya bukan pengecut dan masih memiliki ambisi merangsek ke papan atas klasemen BRI Liga 1 2023-2024.
“Pelatih kecewa, pemain kecewa, dan Jakmania pun kecewa. Tapi satu hal yang pasti kami bukan pengecut yang berhenti berjuang sebelum kompetisi berakhir,” tegas pemain berusia 19 tahun itu.
Seperti diketahui, musim ini Persija mengusung target menjadi juara kompetisi BRI Liga 1 2023-2024 setelah musim lalu mereka hanya mampu mengakhiri kompetisi dengan menempati posisi runner up.
Namun peluang mereka untuk bisa merangsek ke posisi empat besar klasemen guna menjaga peluang bersaing di babak championship series semakin terjal.
Baca Juga: TKN Yakin Kemenangan Jokowi 2019 di Bali Pindah ke Prabowo-Gibran di 2024
Persija saat ini masih terpaku di posisi ke-8 di tangga klasemen dengan koleksi 29 poin. Mereka tertinggal delapan poin dari PSIS Semarang yang menempati posisi ke-4 dengan 37 poin. (*/Rizal)