Suara Denpasar – Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengapresiasi kebijakan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang menugaskan wasit asal Jepang untuk memimpin laga BRI Liga 1 2023-2024.
Salah satunya adalah laga Persija vs PSS Sleman pekan lalu yang dipimpin wasit asal Jepang, Futoshi Nakamura.
Diketahui PSSI telah menjalin kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA), dalam hal peningkatan kualitas kinerja wasit melalui penugasan wasit asing asal Jepang.
Thomas Doll menilai kinerja wasit asing cukup bagus dan tegas dalam mengambil keputusan sehingga laga bisa berlangsung lancar tanpa adanya insiden-insiden yang menganggu jalannya pertandingan.
“Saya berbicara dengan wasit setelah pertandingan. Bukan karena dia memberikan penalti di menit akhir tapi saya melihat kinerjanya sangat bagus,” ungkap juru racik strategi asal Jerman, dilansir dari laman resmi klub, Selasa (19/12/2023).
Pelatih berusia 56 tahun itu menepis anggapan bahwa pujian yang ia berikan kepada wasit asing adalah sindiran terhadap kinerja wasit lokal yang selama ini seringkali terdapat keputusan-keputusan kontroversial di setiap pertandingan.
Doll hanya melihat bahwa wasit asal Jepang nampak profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai pengadil di atas lapangan.
“Tidak ada yang salah dari wasit Indonesia, namun saya melihat dia (wasit asing) di laga sebelumnya. Ia sangat profesional dan selalu mampu mengendalikan permainan,” puji Doll.
Sebelum memimpin laga Persija vs PSS Sleman, Futoshi Nakamura juga telah memimpin laga Persib Bandung vs Persik Kediri.
Baca Juga: Dapat Peran Baru dari Thomas Doll, Gelandang Persija Ungkap Motivasi Tinggi Bersama Tim
Meski Persib takluk 0-2 dari Persik tetapi tidak ada insiden yang berarti di dalam dan di luar lapangan karena ketegasan Nakamura. (*/Ana AP)