Cak Imin Ingin Bangun 40 Kota Selevel Jakarta, Mahfud Akui Kaget: Apa itu Bisa Dilaksanakan 5 Tahun?

Suara Denpasar

Sabtu, 23 Desember 2023 | 20:15 WIB
Cak Imin Ingin Bangun 40 Kota Selevel Jakarta, Mahfud Akui Kaget: Apa itu Bisa Dilaksanakan 5 Tahun?
Cak Imin Ingin Bangun 40 Kota Selevel Jakarta, Mahfud Akui Kaget: Apa itu Bisa Dilaksanakan 5 Tahun?

Suara Denpasar - Dalam debat cawapres pada Jumat (22/12/2023), cawapres nomor urut 1 mengungkapkan bahwa dirinya dan Anies Baswedan punya tekad membangun 40 kota selevel Jakarta jika terpilih di Pilpres 2024 mendatang.

"Kami memiliki satu tekad bahwa di dalam pemerintahan yang akan datang, minimal harus dibangun 40 kota baru yang selevel dengan Jakarta," kata Cak Imin dikutip dari kanal YouTube KPU RI.

Tujuan pembangunan 40 kota baru itu bertujuan sebagai langkah pemerataan pembangunan sehingga tidak terjadi penumpukan penduduk di satu wilayah saja.

Selain itu puluhan kota baru tersebut dapat memberi kemampuan menampung jumlah penduduk, memberikan sarana dan prasarana yang memadai, sekaligus kemampuan untuk terjaganya lingkungan yang sehat.

Juga termasuk memberikan kehidupan yang nyaman bagi seluruh penduduknya.

"Di mana perumahan tidak terlampau jauh dari pusat-pusat pekerjaan, di mana akses pendidikan bisa sampai pada yang dibutuhkan," ungkap Cak Imin.

Rencana Cak Imin bersama Anies Baswedan itu membuat cawapres nomor urut 3, Mahfud MD kaget. Mahfud kemudian mempertanyakan apakah pembangunan 40 kota selevel Jakarta itu bisa rampung dalam satu periode jabatan presiden.

"Saya agak kaget juga mau membangun 40 kota selevel Jakarta. Ya, apa itu bisa dilaksanakan 5 tahun bapak menjadi Presiden dan Wakil Presiden? berapa kota dalam 5 tahun?" kata Mahfud.

Mahfud lalu membandingkannya dengan pembangunan satu kota metropolitan yakni Ibu Kota Nusantara (IKN). Seperti diketahui dalam pelaksanaannya pembangunan IKN membutuhkan waktu yang cukup lama.

baca juga

"Ini IKN aja sudah puluhan tahun baru dilaksanakan, itupun yang investasi baru dalam bentuk janji. Belum ada yang melaksanakan, nah gitukan," kata Mahfud.

Selain persoalan waktu pelaksanaan, Mahfud juga mempertanyakan soal anggaran untuk pendanaan dalam pembangunan 40 kota selevel Jakarta tersebut.

"Lalu saudara 40, luar biasa menurut saya 40 kota selevel Jakarta yang sudah metropolitan seperti itu,” lanjut Mahfud.

“Lalu juga pembiayaannya menurut Pak Muhaimin kalo nanti kita untuk 40 kota itu pembiayaannya itu APBN atau APBD? Ataukah lembaga khusus seperti tadi ditanyakan oleh panelis melalui moderator? Ini perlu dijawab dulu agar semuanya tidak spekulatif," pungkas Mahfud.

Dalam debat cawapres topik yang dibicarakan seputar ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan. (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri Komentar Soal Debat Cawapres, Komika Arie Kriting Sebut Gibran Seperti Timnas Belanda, Ini Alasannya

Beri Komentar Soal Debat Cawapres, Komika Arie Kriting Sebut Gibran Seperti Timnas Belanda, Ini Alasannya

Denpasar | Sabtu, 23 Desember 2023 | 18:04 WIB

Alasan Gibran Sebut Cak Imin Aneh karena Tolak IKN di Debat Cawapres

Alasan Gibran Sebut Cak Imin Aneh karena Tolak IKN di Debat Cawapres

Denpasar | Sabtu, 23 Desember 2023 | 13:00 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×