Suara Denpasar - Manajemen PSM Makassar akhirnya memutuskan untuk meninggalkan Stadion Gelora BJ Habibie dan memilih Stadion Batakan, Balikpapan Kalimantan Timur sebagai homebase baru mereka di sisa laga mereka di BRI Liga 1 2023/2024.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Sadikin Aksa selaku Direktur Utama PSM Makassar karena Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan yang menjadi homebase mereka sebelumnya sedang dalam renovasi.
Dengan begitu, sejak 4 Februari 2024 mendatang ketika PSM Makassar akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Batakan dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Liga 1 2023/2024 putaran kedua.
Meski memilih Stadion Batakan di Balikpapan sebagai homebase baru, pemain PSM Makassar akan tetap menjalani latihan rutin di Makassar.
Itu artinya PSM akan bolak-balik dari Makassar ke Balikpapan dan begitu juga sebaliknya saat menjalani laga kandang.
“Kita akan bolak-balik Balikpapan-Makassar,” kata Sadikin Aksa dikutip dari laman resmi LIB.
Meski begitu, Sadikin Aksa mengakui hal itu tidak akan menjadi masalah mengingat jarak kedua kota tak terlalu jauh.
Selain itu Sadikin Aksa juga menyebutkan alasan yang membuat PSM Makassar tidak bisa berlatih juga di Balikpapan.
“Tidak bisa karena tidak ada lapangan latihan. Kalau untuk Liga 1 tidak masalah, kita bolak balik saja,” jelasnya.
Baca Juga: Meski Tak Pernah Tersorot, Warganet Akui Gemas dengan Anak Indah Permatasari
Sebelumnya Aksa juga membeberkan pihak manajemen sempat memikirkan opsi untuk memilih homebase baru yang berlokasi di Pulau Jawa.
Sayangnya beberapa stadion yang mereka anggap layak juga sedang direnovasi hingga akhirnya manajemen memilih Stadion Batakan di Balikpapan.
“Kami sebenarnya berpikir begini, kalau kami main di Jawa bisa lebih murah tapi jangan salah ada 12 stadion Liga 1 juga dibenahi,” pungkas Aksa.
Saat ini PSM Makassar menempati papan tengah klasemen BRI Liga 1 dengan peringkat ke-11 setelah hanya mampu membukukan 29 poin dari 23 pertandingan yang mereka jalani. (*/Dinda)