Depok.suara.com, Bidan I Ketut Sutiri yang merawat bayi mengatakan, banyak warga yang ingin mengadopsi anak yang ditemukan di depan rumah seorang warga di gang Kelinci Kelurahan Beji Kamis 21 Juli 2022 dini hari.
"Dalam waktu sehari ini sudah ada sebanyak 12 orang datang ke saya, ada juga yang telepon, menanyakan untuk bisa mengadopsi bayi tersebut,"katanya.
Bidan Ketut menceritakan awal kronologis hingga bayi laki-laki ditaruh di tempatnya untuk diberikan perawatan sementara yaitu pada pukul 3.30 WIB datang anggota Polsek Beji bersama saksi yang menemukan bayi untuk menyerahkan bayi.
"Pada waktu diserahkan ke kita kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki masih utuh tali pusar dengan ari-arinya. Segera saat itu juga bayi kita bersihkan dimandikan dan di lap setelah tali pusat kita potong dan menguburkan ari-ari bayi," tuturnya.
Selain itu untuk kesehatan bayi, lanjut Bidan Ketut, setelah diperiksa bayi berjenis kelamin laki-laki memiliki panjang 45 Cm, berat 27 Kg.
"Bayinya gesit dan bulat tidak ada cacat bisa dikatakan ganteng. Untuk kondisi bayi keseluruhan sehat dan sementara untuk biaya perawatan termasuk susu kita kasihkan ditambah ada bantuan dari Kapolsek Beji bapak Cahyo buat biaya perawatan bayi," tambahnya.
Supaya menjaga kesehatan bayi, langkah awal standar penanganan bayi yang baru lahir langsung dikasih vitamin, dan vaksin Hepatitis B.
Sebelumnya diberitakan, Warga Kelurahan Beji, Kecamatan Beji Depok digegerkan oleh penemuan bayi mungil yang baru lahir dalam keadaan tanpa pakaian diemperan rumah di gang Kelinci RT07/05 kamis 21 Juli 2022 dini hari.
Menurut penuturan salah seorang warga setempat bernama Yani Aryani yang pertama kali menemukan bayi tersebut kepada wartawan mengatakan, penemuan bayi yang masih ada tali pusarnya terjadi sekitar pukul 02:00 dinihari.
Baca Juga: Bagaimana Mengetahui Pasanganmu Pria Dewasa atau Pria Manja? Cek 3 Ciri Ini
"Sekitar pukul 2.00 WIB, kami mendengar suara ketukan pintu rumah, setelah dibukakan tidak ada orang malah yang ada bayi tanpa sehelai pakaian yang diletakan di depan pintu,"katanya.
Lebih lanjut Yani mengatakan, setelah tau itu adalah seorang bayi, lantas dirinya membawa masuk kedalam rumah untuk diberikan kain agar tubuh bayi mungil tersebut hangat.
"Untuk menghindar fitnah saat itu juga langsung lapor ke Ketua RT Yasman dilanjutkan lapor ke Polsek Beji setelah itu segera dibawa ke Bidan Ketut Jalan Palem untuk diselamatkan takut ada apa-apa dengan bayi,"terangnya.
Kejadian ini, kata Yani, membuat dirinya merasa heran, karena menurutnya, di Gang Kelinci setiap hari ramai dan ada warga yang juga suka tidur sampai subuh ini baru jam 2 pagi sudah tidur habis mandi.
"Jadi tidak tahu siapa pelaku yang dengan tega membuang adik bayi ganteng," tuturnya.
Terpisah Agus, abang ipar Yani, menambahkan ada waktu bayi ditemukan dari pelaku tidak ada meninggalkan surat wasiat.