Viral Seruan Lempar Botol Air Kencing ke Kantor Kominfo, Warganet: Brutal Banget Woy

Suara Depok

Senin, 01 Agustus 2022 | 12:34 WIB
Viral Seruan Lempar Botol Air Kencing ke Kantor Kominfo, Warganet: Brutal Banget Woy
Viral Ajakan Lempar Botol Air Kencing ke Kantor Kominfo (Twitter)

Depok.suara.com - Belakangan ini, viral di media sosial sebuah ajakan untuk beramai-ramai melempar botol berisi air kencing ke kantor Kominfo.

Dibagikan kembali oleh akun Twitter @Isfunadila1 pada 31 Juli, pemilik akun menemukan event yang dibuat oleh pengguna Facebook Anichka yang menyerukan ajakan tersebut.

Hal ini memang imbas dari aturan PSE atau Penyelenggara Sistem Elektronik yang diberlakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang tengah menjadi pembicaraan hangat.

Pasalnya, Kominfo memblokir sejumlah layanan seperti PayPal, Yahoo, Epic Games, Steam, Dota, hingga Origin. Sehingga banyak warganet yang menyuarakan protes kepada Kominfo

Dalam penelusuran tim tekno Suara.com, event tersebut memiliki judul "Ramai-ramai lempar botol pipis ke kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika." Diketahui bahwa ajakan tersebut diselenggarakan pada Senin (1/8/2022) pukul 12:00 WIB.

Sebanyak 3.100 orang memberikan respon, dengan 567 orang menyatakan akan hadir dan 2.600 pengguna Facebook tertarik dengan gerakan tersebut.

Tak hanya di platform Facebook, rupanya akun Instagram dengan nama akun @blokpolitikpelajar juga menyerukan gerakan yang sama. Bedanya, akun tersebut akan mengadakannya pukul 14:00 WIB.

"Dear rekan-rekan jurnalis, konten kreator, dan warga lainnya, Kominfo RI memblokir sejumlah platform digital seperti Steam, PayPal, Epic Games, dan lainnya. Hal ini sontak menuai protes dari netizen di internet karena merugikan banyak pihak. Untuk itu, kita harus menunjukkan tindakan langsung sebagai protes terhadap pemblokiran yang dilakukan Kominfo tersebut," tulis akun @blokpolitikpelajar pada 31 Juli 2022.

Dalam unggahan tersebut pun tercantum dengan jelas nomor narahubung yang bisa dihubungi.

baca juga

Unggahan yang dibagikan kembali di Twitter tersebut sebelumnya telah dibagikan sebanyak lebih dari 4.600 kali dan disukai sebanyak lebih dari 30.900 kali oleh sesama pengguna Twitter serta menuai beragam komentar.

"Brutal banget woi," tulis akun @aluvfx

Tolong deh @kemkominfo, daripada blokir-blokirin platform gitu mending serius deh blokir-blokirin konten pornografi, judi online, dan kawan-kawannya. Pusing banget tiap liat trending ada aja yang open BO," komentar @deyalinaa

Agak ekstrem ya," tambah @gleaminghaoo

"Wkwk pengen ikut jadinya," cuit @yuruyurukao

"Info ngantemi Kominfo," sahut @omgitsDean

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siang Ini Ada Aksi Lempar Botol Air Kencing ke Kantor Kominfo, Polisi: Kami Amankan, Gak Boleh!

Siang Ini Ada Aksi Lempar Botol Air Kencing ke Kantor Kominfo, Polisi: Kami Amankan, Gak Boleh!

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:27 WIB

Tidak Terkait Data Pribadi, Menkominfo Klaim Pendaftaran PSE untuk Lindungi Masyarakat

Tidak Terkait Data Pribadi, Menkominfo Klaim Pendaftaran PSE untuk Lindungi Masyarakat

Depok | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:25 WIB

Viral Ajakan Lempar Botol Air Kencing ke Kantor Kominfo, Tak Terima Aturan Pemblokiran

Viral Ajakan Lempar Botol Air Kencing ke Kantor Kominfo, Tak Terima Aturan Pemblokiran

Tekno | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:21 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×