Depok.suara.com - istri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Seali Syah menantang Irjen Ferdy Sambo agar bersikap gentle terkait kasus pembunuhan Brigadir J.
Seali Syah Melalui unggahan Instagram Story-nya, mengungkapkan Brigjen Hendra Kurniawan adalah korban dari skenario hoax Irjen Pol Ferdy Sambo.
Menurut Seali Syah skenario yang dibuat Ferdy Sambo telah membuat semua pihak percaya hingga menghancurkan karir dan prestasi suaminya di Propam.
Imbasnya, Hendra Kurniawan dinonaktifkan sebagai Karo Paminal Divpropam Polri sebab pelanggaran kode etik.
Seali Syah mencurahkan uneg-unegnya yang cukup keras tentang kasus pembunuhan Brigadir J dan menyayangkan Ferdy Sambo tak gentle untuk mengakui kejujuran.
Ia juga mengatakan tak seharusnya 'urusan rumah tangga' skenario Ferdy Sambo menyeret nama nama yang diduga sebagai pelanggar kode etik.
"Ketika ada urusan 'rumah tangga' kemudian ada korban jiwa..dibuatlah SKENARIO peran yang hanya orang2 dalam rumah itu yang tahu," ungkapnya.
Menurut Seali Syah, semua pihak ikut kena prank skenario dari Ferdy Sambo dan para pelaku yang ada di rumah TKP.
"Ketika penyidik datang, para aktor yang ada di rumah tersebut menjalankan SKENARIO dengan sangat lancar, bukan hanya institusi tapi seluruh rakyat Indonesia kena 'PRANK'." tulisnya.
Baca Juga: Staf Pelatih Timnas Indonesia U-16 Teriak "Local Pride!", Sindir Shin Tae-yong?
Ia menyebut, hal ini lah yang membuat awal karir suaminya hancur, ikut terseret dalam pelanggaran kode etik.
"Timbullah nama2 yang akhirnya DIDUGA melakukan pelanggaran kode etik."
Seali Syah menyebut jika suaminya Brigjen Pol Hendra Kurniawan telah membangun karir yang lama dengan banyak prestasi di Divpropam.
"Padahal KORBAN SKENARIO FS. Lebih miris lagi?? para terduga pelanggar etik adalah orang2 yg bbrp di antaranya sudah lama mengabdi di satuan propam dengan deretan prestasi " jelasnya.
Seali Syah berharap curhatan hatinya yang dia unggah pada Instagram Story miliknya dibaca oleh pihak Ferdy Sambo.
"Semoga ini dibaca pihak Pak FS. Setidaknya, GENTLE laahh..bukan malahan menjebloskan banyak nama orang2 yang telah mengabdi lama di propam" katanya.(*)