Depok.suara.com - Beberapa hari belakangan wanita yang mencuri cokelat di Alfamart jadi perbincangan publik. Ternyata wanita bernama Mariana adalah bos toko ponsel bernama Boy Cellular di BSD, Tangerang Selatan.
Hal itu terungkap setelah sejumlah netizen mengunggah foto-foto wanita pencuri cokelat itu dengan latar toko ponsel Boy Cellular. Dalam foto juga ada kartu nama Mariana si pemilik Boy Cellular.
Boy Cellular beralamat di ITC BSD, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Wetan, Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Banten.
“Barangkali ada yang butuh nomernya buat silaturahmi atau beli HP? Dibeli... dibeli HPnya murah kakak...,” kata pemilik akun Twitter @Armantri123 sembari menunggah foto kartu nama Mariana.
Lantas, pencurian cokelat itu divideokan oleh seorang pegawai Alfamart bernama Amelia. Video ini kemudian tersebar di media sosial.
Diberitakan seorang wanita bernama Mariana ini ketahuan ketahuan mencuri cokelat di Alfamart Sampora pada 13 Agustus 2022 sekitar Pukul 10.30 WIB.
Mariana tidak terima video dia tepergok mencuri cokelat tersebar di media sosial. Maka dia datang ke Alfamart bersama seorang pengacara.
“Saya karyawan Alfamart mengklarifikasi video yang tersebar di media sosial. Karena sudah ada perdamaian di antara kita berdua, yang telah merugikan Ibu Mariana. Dan saya mohon maaf kepada Ibu Mariana atas video yang tersebar kemarin. Dan alhamdulillah hari ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” kata karyawan Alfamart berjilbab ini.
Masalah ini pun ditanggapi pihak Alfamart melalui akun Instagram @alfamart. Pihak Alfamart membenarkan kejadian tersebut. Ditegaskan Alfamart bahwa karyawannya menyaksikan kejadian konsumen yang telah mengambil barang tanpa membayar.
Baca Juga: Mengenal Sejarah Paskibraka yang Lahir Bersamaan dengan Proklamasi Kemerdekaan RI
Setelah dimintai pertanggungjawaban, lanjut Alfamart, konsumen baru membayar produk cokelat yang diambilnya. Dari investigasi karyawan pun menemukan produk lain yang diambil selain cokelat.
Pihak Alfamart juga sangat menyayangkan tindakan lanjutan sepihak dari konsumen dengan membawa pengacara yang membuat karyawan Alfamart tertekan.
“Alfamart sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut dan apabila diperlukan Alfamart akan mengambil langkah hukum selanjutnya,” pungkas Alfamart dikutip Suara Denpasar Senin (15/8/2022).
Sumber: Suara Denpasar