Warganet Protes Kasus Karyawan Alfamart yang Diancam Berakhir Damai: Proses Hukum Harus Berlanjut

Suara Depok

Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:25 WIB
Warganet Protes Kasus Karyawan Alfamart yang Diancam Berakhir Damai: Proses Hukum Harus Berlanjut
Viral karyawan Alfamart dipaksa minta maaf ke pencuri cokelat yang bawa pengacara. (Twitter/namaku_mei)

Depok.suara.com - Setelah ramai beredar video karyawan Alfamart yang meminta maaf kepada ibu pencuri cokelat. Kali ini giliran pelaku bernama Mariana yang mengakui kesalahannya dan meminta maaf.  

Berdasarkan video yang diunggah oleh akun TikTok @wowbabelmedia, pelaku pencurian coklat bernama Mariana ini diwakilkan sang anak meminta maaf kepada Amel, karyawati Alfamart yang diancam meminta maaf.

Tampak anak dari Mariana meminta maaf kepada Amel yang saat itu berada disampingnya dan kepada pihak Alfamart. Ia juga mengakui jika Ibunya telah melakukan pencurian bahkan ternyata bukan hanya coklat yang dicurinya, Mariana juga mengambil 2 buah shampoo.

"Seluruh karyawan Alfamart secara khusus kepada Amel, mbak Nisa, mas Ali dan manajemen Alfamart secara menyeluruh. Serta secara spesifik permohonan maaf terhadap Alfamart yang berada di Cisauk, Tangerang," katanya dalam video yang viral di TikTok itu.

Saya dengan ini mengakui bahwa ibu saya telah melakukan pencurian 3 buah coklat dan 2 buah shampoo. Telah melakukan pengancaman terhadap saudari Amelia, saya mohon maaf dengan sangat kepada saudari Amelia dan keluarganya," imbuh wanita muda tersebut.

Tak hanya anak Mariana yang meminta maaf, namun pengacara yang telah mendampinginya, yaitu Bang Haji Amin juga ikut mengucapkan permintaan maaf kepada pihak Alfamart atas hebohnya kejadian pencurian itu.

"Saya mau menambahkan. Terimakasih yang saya hormati bapak Kapolres Tangsel, bapak Kasat Reskrim dan semua jajarannya saya bang Amir sangat-sangat berterima kasih banyak dengan adanya mediasi yang dilakukan oleh bapak Kapolres Tangsel dan pak Kasat," kata Amir.

"Sehingga pada malam ini dari pihak pak pengacara yang sangat-sangat luar biasa dari pihak pak Alfa yang legowo untuk melakukan perdamaian ini," imbuhnya.

"Saya sangat berterima kasih kepada saudara Rinda yang telah memediasi sehingga malam ini bisa terjadi kesepakatan dan perdamaian semua. Mungkin dari saya, saya mohon maaf kepada manajemen Alfamart yang telah membuat netizen sangat-sangat luar biasa bumingnya ini, sekali lagi saya Bang Haji Amin meminta maaf kepada manajemen Alfamart," ujarnya.

baca juga

Video permintaan maaf itu pun banyak mendapat komentar beragam dari warganet, dari yang yang bernada kocak hingga menuntut untuk Ibu Mariana tetap diproses hukum.

"di maaf kan Bu,tapi proses hukum tetep jalan," ungkap akun @uj***no.

"@Alfamart hukum tetap harus berjalan walau sudah mediasi..," imbuh @Ri****hh.

"Hotman Paris belum login malah udah game over (emot tertawa)," timpal @Ms****di.

"wkwkwkwkwkw. aduhhhh," ungkap @mu***ky.

"yg minta maaf kenapa bukan ibu Mariana tolong (emot wajah datar),"kata akun @Ch****es.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Pencuri Coklat di Alfamart Tangerang Minta Maaf, Netizen Protes: Proses Hukum Tetap Jalan

Ibu Pencuri Coklat di Alfamart Tangerang Minta Maaf, Netizen Protes: Proses Hukum Tetap Jalan

Banten | Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:12 WIB

Babe Cabita Bikin Video Parodi Ibu-Ibu Curi Cokelat di Alfamart, Publik: Pecah

Babe Cabita Bikin Video Parodi Ibu-Ibu Curi Cokelat di Alfamart, Publik: Pecah

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:24 WIB

Jusuf Hamka Sebut Sakit Hati Lihat Intimidasi Karyawan Minimarket oleh Pencuri Cokelat, Warganet: Boikot Masuk Tol Pak

Jusuf Hamka Sebut Sakit Hati Lihat Intimidasi Karyawan Minimarket oleh Pencuri Cokelat, Warganet: Boikot Masuk Tol Pak

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB