Depok.suara.com - Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 77 yang dirayakan pada Rabu (17/8/2022) banyak dirayakan dengan berbagai kegiatan, seperti upacara bendera hingga perlombaan di wilayah masing-masing.
Namun tidak banyak yang memperingati momen proklamasi ini dengan mengenang para pahlawan yang telah berjasa bagi nusa dan bangsa. Salah satu contohnya adalah para pahlawan dari daerah Depok.
Padahal Depok terkenal sebagai tempat para pejuang mempertaruhkan nyawanya saat masa-masa revolusi kemerdekaan. Bahkan beberapa nama pahlawan ini diabadikan sebagai nama jalan utama di kota petir ini.
Berikut beberapa nama pahlawan dari Kota Depok yang dirangkum dari berbagai sumber:
Tole Iskandar merupakan tokoh pejuang yang lahir di kota Depok, tepatnya di Gang Kembang, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung. Dirinya merupakan sulung dari tujuh bersaudara. Mereka merupakan anak dari pasangan Raden Samidi Darmohardjo dan Sukati binti Raden Setjodiwiryo.
Tole dikenal sebagai pemimpin dari kelompok 21. Nama pasukan ini memang diambil dari jumlah pasukan yang dipimpin oleh Tole hanya berjumlah 21 personil. Pertempuran yang dilakoninya tidak hanya pecah di Depok, tetapi hingga ke wilayah Bogor dan Sukabumi.
Tole kemudian gugur pada usia 25 tahun. Dirinya wafat saat menghadapi sekutu di daerah Cikasintu, Sukabumi, Jawa Barat, pada 1947 bersama Batalion 8. Makam Tole Iskandar berada di Taman Makam Pahlawan Dreded, Kota Bogor.
2. Margonda
Baca Juga: Menparekraf: Pemasaran via Metaverse Jadi Keniscayaan
Sama seperti Tole Iskandar, Margonda merupakan salah satu pejuang yang memiliki jasa besar dalam merebut kemerdekaan RI. Diambil dari Wikipedia, Margonda lahir di Bogor, Jawa Barat. Dirinya aktif dalam gerakan kepemudaan yang membentuk laskar-laskar
Margonda bersama tokoh-tokoh pemuda dari wilayah Bogor dan Depok lantas mendirikan Angkatan Muda Republik Indonesia (AMRI) yang bermarkas di Jalan Merdeka, Bogor. Walau akhirnya kelompok ini pecah dan bubar.
Margonda meninggal saat pasukannya menyerang tentara Inggris di Kalibata pada 16 November 1945. Jenazahnya dibawa ke Bogor tempat kelahirannya yaitu di Taman Makam Pahlawan Dreded, Bogor.
3. Syech Muhammad Yusuf
Nama KH Muhammad Yusuf atau Syech Muhammad Yusuf sudah tidak asing bagi sejumlah warga Depok. Namun miris, dirinya merupakan salah satu dari banyak pejuang kemerdekaan yang tidak tercatat dalam sejarah nasional.
Syech Yusuf bukan hanya seorang ulama tetapi juga pejuang. Dirinya disegani oleh penjajah maupun pejuang. Bahkan karena ketangguhannya, masyarakat menjulukinya sebagai pitung dari Depok.