Depok.suara.com - Konsorsium 303 menjadi pembicaraan hangat warganet di Twitter belakangan ini. Beberapa nama polisi masuk dalam daftar tersebut, termasuk Ferdy Sambo (FS) tersangka pembunuhan Brigadir J.
Konsorsium ini disebutkan sebagai kelompok yang mengelola judi online dengan polisi sebagai pelindungnya.Melansir beberapa sumber, berikut daftar orang yang namanya diduga terseret di skema Konsorsium 303, yang infografisnya viral di media sosial beberapa waktu lalu.
1. Irjen Pol Ferdy Sambo (Mantan Kadiv Propam Polri)
2. Irjen Pol M Fadil Imran (Kapolda Metro Jaya)
3. Irjen Pol Nico Afinta (Kapolda Jawa Timur)
4. Irjen Pol Suwondo Nainggolan (Kakorbinmas Baharkam Polri)
5. Irjen Pol Adi Deriyan J (Analis Kebijakan Madya Bareskrim Polri)
6. Brigjen Pol Herry Heryawan (Dirsidik Densus 88)
7. Irjen Pol RZ Panca Putra (Kapolda Sumut)
Baca Juga: Daftar Pemain Andalan Luis Milla di Timnas Indonesia yang Kini Mulai Terlupakan
8. Kombes Pol Taufik Herdiansyah Zeinardi (Kabid Propam Polda Jatim)
9. . Kombes Pol John Weynart Hutagalung (Kasubdit III Dittipidum Bareskrim Polri)
10. AKBP Jerry Raymond Siagian (Dirreskrimum Polda Metro Jaya)
11. AKBP Ari Cahya Nugraha (Div VC Polda Metro Jaya)
12. Kompol Rovan Richard Mahenu (Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro)
13. AKP Irfan Widyanto
Untuk pihak yang diduga bukan bagian dari Kepolisian:
14. Sasongko
15. Yoga Susilo (Pemilik Hotel Pullman Bali)
16. Apin BK
17. Akiang
18. Siong Ling Bustaman/Koh Dede
19. Freddy
20. Hendra
21. RM
22. Tony
23. David Snake
24. M. Amin
25. Ping Img
26. Yudi Limanto
27. Tom Liwafa (Crazy Rich Surabaya)
28. Steven Setiono (Crazy Rich Surabaya)
29. Aditya
30. Cicilia Pinontoan
Terkait munculnya berita tersebut, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengatakan polisi telah melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan ini tidak ada keterkaitan antara dua Crazy Rich Tom Liwafa dan Steven Sutiono dengan kepemilikan judi online.
Adapun penyebaran skema Konsorsium 303 itu masih diselidiki oleh Bareskrim Polri. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga bicara soal tindakan tegas terhadap anggotanya yang terlibat dalam perjudian.
Kapolri juga mengancam polisi yang terlibat dengan bisnis gelap judi online. Hal itu dilakukan guna menjaga marwah dari institusi Polri untuk menjadi lebih baik dan meraih kembali kepercayaan publik ke depannya.
Adanya unggahan viral ini turut memantik pengamat kepolisian Hermawan Sulistyo untuk berkomentar. Menurutnya, selebaran itu belum tentu benar.
"Tiba-tiba ada skenario ini, lalu ada 'oh ini kekaisaran judi' gitu, yang ditempelin beberapa foto polisi itu, itu justru polisi baik," kata dia.
Sumber: Suara.com