Berseberangan dengan Kak Seto, KPAI Tidak Sepakat Adanya Lapas Khusus bagi Putri Candrawathi

Suara Depok | Suara.com

Sabtu, 27 Agustus 2022 | 20:46 WIB
Berseberangan dengan Kak Seto, KPAI Tidak Sepakat Adanya Lapas Khusus bagi Putri Candrawathi
Komisioner KPAI, Retno Listyarti. (Suara.com/Lilis Varwati)

Depok.suara.com - Setelah penetapan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, muncul pembicaraan mengenai kondisi anak-anaknya. 

Seto Mulyadi atau kerap disapa Kak Seto sebagai Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia memberikan saran kepada Polri untuk menjadikan Putri tahanan rumah, atau membuatkan tempat layak khusus anak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Namun berseberangan dengan saran Kak Seto, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti memberikan saran untuk batita dari pasangan Sambo agar diasuh oleh keluarga terdekat. 

Retno menjelaskan, tata pengasuhan ini sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 44 Tahun 2017, anak batita dapat diasuh oleh keluarga terdekat bila orangtuanya menjalani hukuman penjara.

"Kalau dalam PP No. 44 tahun 2017 tentang pengasuhan, keluarga terdekat pada 3 derajat, apakah kakek/nenek dan paman/bibi," kata Retno dalam keterangan Pers, Sabtu (27/8).

Kak Seto menilai bahwa anak batita harus berada dekat dengan ibunya, meskipun di dalam penjara, tetapi Retno memiliki penilaian berbeda.

Menurut Retno, tahanan dan penjara bukanlah tempat terbaik bagi anak. Untuk kepentingan terbaik bagi tumbuh kembang anak, maka anak sebaiknya dialihkan pengasuhannya kepada keluarga terdekat dari ayah atau ibunya. 

"Anak batita tersebut sebaiknya di pastikan lebih dekat kepada siapa, disanalah anak tersebut ditempatkan, tapi sebaiknya bukan didalam sel tahanan," ujar Retno.

Retno juga menyampaikan, sekalipun batita tersebut masih membutuhkan ASI (Air Susu Ibu) dari ibunya, hal tersebut masih bisa dikondisikan meskipun tidak tinggal bersama.

Retno menegaskan bahwa ketika ibunya dipenjara nantinya. Bila masih menyusu ke ibunya, ASI bisa dipompa dan dikirimkan ke anaknya. Baginya hal ini teknis yang mudah dilakukan.

Perkataan Retno membuktikan bahwa benar KPAI berseberangan dengan Seto Mulyadi dari LPAI. KPAI tidak menyarankan anak batita Sambo untuk ditempatkan di Lapas bersama ibunya, melainkan yang terbaik adalah diasuh oleh keluarga terdekat.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bak 'Reuni', 5 Tersangka Pembunuhan Brigadir J Bakal Bertemu di Tempat Ini

Bak 'Reuni', 5 Tersangka Pembunuhan Brigadir J Bakal Bertemu di Tempat Ini

| Sabtu, 27 Agustus 2022 | 20:33 WIB

Putri Candrawathi Tetap Teguh Jadi Korban Pelecehan Seksual Saat Diperiksa 16 Jam

Putri Candrawathi Tetap Teguh Jadi Korban Pelecehan Seksual Saat Diperiksa 16 Jam

| Sabtu, 27 Agustus 2022 | 20:30 WIB

CEK FAKTA: Berseberangan dengan Kak Seto, Saran KPAI, Anak-anak Ferdy Sambo Tidak Perlu Dibuatkan Tempat Khusus di Lapas

CEK FAKTA: Berseberangan dengan Kak Seto, Saran KPAI, Anak-anak Ferdy Sambo Tidak Perlu Dibuatkan Tempat Khusus di Lapas

| Sabtu, 27 Agustus 2022 | 20:11 WIB

Terkini

Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir

Rencana PSSI Naturalisasi Luke Vickery Bikin Media Vietnam Ketar-ketir

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 10:39 WIB

Ada Lensa di Balik Dinding: Aksi Bejat Penjual Gorengan Rekam Tetangga Mandi di Balam

Ada Lensa di Balik Dinding: Aksi Bejat Penjual Gorengan Rekam Tetangga Mandi di Balam

Lampung | Jum'at, 10 April 2026 | 10:38 WIB

Ambergris Aromanya Seperti Apa? Minyak Wangi yang Disukai Rasulullah

Ambergris Aromanya Seperti Apa? Minyak Wangi yang Disukai Rasulullah

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 10:38 WIB

Kasihan Ibunya Sampai Ngamen di Jalan, Anak Pinkan Mambo Bongkar Nafkah dari Arya Khan Tiap Bulan

Kasihan Ibunya Sampai Ngamen di Jalan, Anak Pinkan Mambo Bongkar Nafkah dari Arya Khan Tiap Bulan

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 10:37 WIB

Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083

Rupiah Mulai Rebound, Dolar AS Masih Betah di Level Rp17.083

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:34 WIB

Berapa Gaji Kepala SPPG? Kini Bakal Dapat Motor Listrik Seharga Rp42 Juta

Berapa Gaji Kepala SPPG? Kini Bakal Dapat Motor Listrik Seharga Rp42 Juta

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 10:33 WIB

Ngenes, Generasi Sandwich Diramal Tidak akan Punya Tabungan Pensiun

Ngenes, Generasi Sandwich Diramal Tidak akan Punya Tabungan Pensiun

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 10:33 WIB

Dilema UMKM: Naikkan Harga atau Bangkrut Gara-Gara Plastik Mahal

Dilema UMKM: Naikkan Harga atau Bangkrut Gara-Gara Plastik Mahal

Jatim | Jum'at, 10 April 2026 | 10:32 WIB

Pasporgate Mereda! 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sudah Bisa Merumput Lagi di Belanda

Pasporgate Mereda! 4 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Sudah Bisa Merumput Lagi di Belanda

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 10:32 WIB

Jumlah Pemilik di Kota Solok Bertambah 379 Orang

Jumlah Pemilik di Kota Solok Bertambah 379 Orang

Sumbar | Jum'at, 10 April 2026 | 10:32 WIB