Depok.suara.com, Baru baru para ilmuan telah menemukan hal tak terduga saat melakukan ekperimen dengan melakukan penyelaman dengan menggunakan robot penyelam di dasar laut.
Saat melakukan hal tersebut, para ilmuan pun kaget lantaran menemukan salah satu spesies yang awalnya dianggap tanaman, namun setelah diteliti lebih dalam ternyata spesies tersebut merupakan cacing zombie atau Osedax mengerikan yang hidup didasar laut.
Dilansir laman situs BGR, para ilmuwan terkejut ketika robot penyelam membawa sampel spesimen. Tanaman itu malah menjadi cacing zombie yang memakan tulang-tulang bangkai hewan yang tenggelam ke dasar laut.
Ketika mereka mengetahui adanya keberadaan cacing zombie tersebut, kembali mulai mencari karena cacing itu ditemukan pada tubuh hewan mati di dasar laut, mereka membius bangkai paus dan hewan mati lainnya dan menenggelamkannya ke dasar.
Kemudian, mereka menunggu berminggu-minggu, berbulan-bulan, dan bahkan bertahun-tahun sebelum kembali dan menyeret mereka keluar.
Salah satu anggota tim Greg Rouse, yang bekerja dengan Scripps Institution of Oceanography mengatakan bahwa dimana ada tulang, makan cacing zombie itu akan muncul.
Sejauh ini, kata Greg Rouse, para ilmuwan telah menemukan 30 spesies cacing zombie yang berbeda di seluruh dunia dan spesies yang baru ditemukan ini termasuk Osedax fenrisi , pertama kali ditemukan di dekat lubang hidrotermal di Kutub Utara.
"Ada juga bunga ingus pemakan tulang, yang pertama kali ditemukan di dekat Swedia. Ke mana pun para ilmuwan melihat, mereka terus menemukan makhluk pemakan tulang ini," unggkap Gerg.
"Cacing-cacing itu juga tampak bervariasi dalam ukuran, sama seperti jenisnya. Ada yang sepanjang jari kelingking, dan ada yang lebih kecil dari bulu mata," sambung Greg.
Baca Juga: Innalillahi, Narji Bagikan Kabar Duka
Lebih lanjut Greg menuturkan, Para ilmuwan berkata bahwa yang biasanya terlihat dengan mata telanjang adalah perempuan. Cacing zombie jantan tampak lebih kecil dan tidak memakan tulang.
Cacing juga tampaknya hidup di harem dari puluhan atau ratusan di dalam tabung lendir betina. Di sana, mereka menunggu telurnya muncul sehingga mereka bisa membuahinya.
"Ketika jantan kehabisan energi, mereka mati total. Meski begitu, spesies lain dari cacing zombie melakukan hal yang berbeda, kata para ilmuwan," terang Greg.
Alih-alih hidup di dalam betina itu sendiri, lanjut Greg, para pejantan itu mencari-cari di tulang bangkai sampai mereka menemukan betina. Kemudian, mereka mengirimkan sperma yang mereka simpan di kepala mereka ke cacing betina, membuahi telur mereka.
"Tidak ada keraguan bahwa seluruh spesies ini menarik dan agak menakutkan. Lain kali Anda berpikir tentang betapa hebatnya menjelajahi laut dalam, pikirkan saja ribuan cacing zombie yang menyebut dasar dasar laut sebagai rumah, hanya menunggu satu set tulang baru untuk dikunyah," katanya.
"Jika itu tidak membuat Anda penasaran, mungkin makhluk laut aneh sepanjang delapan kaki ini akan menyukainya," pungkasnya.