Depok.suara.com - ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menyoroti proses
rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J. Bukan tentang prosesnya yang telah usai beerapa hari lalu.
Namun berita terkait peristiwa yang ada di rekonstruksi tersebut masih banyak dicari oleh orang. Salah satunya adalah barang yang dibawa oleh istri mantan Kadiv Propam ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Dalam rekonstruksi di rumah pribadi dan rumah dinas, Putri hadir dengan menenteng tas koleksi dari Gucci. Diketahui tas ini bukanlah barang yang murah.
Dikutip dari Matamata.com, tas termasuk barang mewah. Karena Berdasarkan The Closet, harga tas yang ditenteng Putri Candrawathi itu senilai USD 1.292 atau setara Rp 19,1 juta.
Tas tersebut dikenal dengan nama Gucci Boston Bag Top Handle GG Supreme Medium. Tas ini terbuat dari kanvas untuk bagian luar dan pegangan dari kulit sapi berkualitas.
Bagi Sugeng barang mewah yang dimiliki anggota Polri sudah menjadi rahasia umum. Karena itu dirinya mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memerintahkan anggotanya agar tidak pamer barang mewah.
"Terkait kemewahan oleh perwira polisi itu adalah sudah menjadi pengetahuan umum. Kapolri harus membuat satu surat atau perintah seluruh anggotanya untuk menertibkan anggota Polri bersikap mewah mempertontonkan kemewahan," kata Sugeng saat dimintai konfirmasi, Kamis (1/9/2022).
Sugeng juga mengatakan barang mewah yang dimiliki anggota Polri sangat kontras dengan gaji yang diterima. Sugeng pun sempat menduga jika tas mewah yang dimiliki Putri bisa saja merupakan hasil dari kegiatan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).
"Karena salah satu hal yang menjadi pandangan masyarakat tidak bisa mempercayai Polri dengan gaji yang terukur. Tetapi kekayaan mereka besar dan hidup mewah maka masyarakat berpandangan uang yang mereka dapat adalah hasil KKN," ucapnya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Elus Kepala Lucinta Luna, Diapresiasi Warganet: Duh Sweet Banget Si Aa
Sumber: Suara.com