Study Temukan Kerja dengan Upah Rendah Beresiko Penuaan Dini

Suara Depok

Jum'at, 09 September 2022 | 13:02 WIB
Study Temukan Kerja dengan Upah Rendah Beresiko Penuaan Dini
Ilustrasi berpikir (pexels.com/Nathan Cowley)

Depok.suara.com - Bekerja telah menjadi kebiasaan sehari-hari bagi orang dewasa. Terlebih, banyak orang yang menganggap pekerjaan adalah tugas hidup yang harus dijalani terus-menerus sampai usia senja.

Namun, bagaimana jika bekerja dengan upah kecil atau minim? Bekerja dengan upah kecil bukan cuma bikin dompet stres, tapi juga otak. Studi teranyar menemukan, bekerja dengan upah kecil memicu penurunan memori secara signifikan.

Secara singkat, studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology ini menyimpulkan bahwa gaji kecil membuat otak seseorang menua dengan lebih cepat.

Mengutip dari laman Study Finds, penelitian oleh Columbia University ini dilakukan berdasarkan studi sebelumnya yang menemukan kaitan antara gaji rendah dengan gejala depresi, obesitas, dan hipertensi. Semua kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif yang cepat.

"Penelitian kami memberikan bukti baru bahwa upah rendah bisa memicu penurunan memori yang lebih cepat," ujar penulis studi, Katrina Kezios, dalam keterangan resminya.

Peneliti menggunakan catatan dan National Health and Retirement Study (HRS) pada orang dewasa antara tahun 1992-2016. Mereka menganalisis data sebanyak 2.879 orang yang lahir antara tahun 1936-1941.

Para peneliti mendefinisikan 'upah rendah' sebagai bayaran per jam yang kurang dari dua pertiga dari upah 'median federal' selama tahun tertentu. Dari sana, Kezios dan tim memisahkan riwayat pendapatan setiap orang ke dalam kategori tertentu. Diantaranya kelompok orang yang tak pernah mendapatkan upah rendah, pernah mendapatkan upah rendah sementara waktu, dan terus-menerus bekerja dengan upah rendah sepanjang rentang waktu 1992-2004.

Peneliti kemudian memeriksa hubungan antara upah dan penurunan memori selama 12 tahun ke depan, antara tahun 2004-2016. Hasilnya, dibandingkan kelompok yang tak pernah dibayar kecil, mereka yang berpenghasilan rendah mengalami penurunan memori yang lebih cepat.

Secara khusus, pekerja berupah rendah mengalami penuaan kognitif satu tahun lebih cepat. Karena, kesejahteraan secara finansial bermanfaat bagi kesehatan kognitif.

baca juga

"Temuan kami menunjukkan bahwa kebijakan sosial yang meningkatkan kesejahteraan finansial bermanfaat bagi kesehatan kognitif," ujar penulis senior, Adina Zeki Al Hazzouri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Solusi Lupa Password MyPertamina? Ikuti Panduan Berikut

Bagaimana Solusi Lupa Password MyPertamina? Ikuti Panduan Berikut

News | Senin, 05 September 2022 | 15:05 WIB

5 Efek Positif Berjalan Tanpa Alas Kaki terhadap Tubuh dan Pikiran

5 Efek Positif Berjalan Tanpa Alas Kaki terhadap Tubuh dan Pikiran

Mamagini | Rabu, 31 Agustus 2022 | 23:09 WIB

Benarkah Laki-laki Lebih Rentan Mengalami Masalah Kulit?

Benarkah Laki-laki Lebih Rentan Mengalami Masalah Kulit?

Lifestyle | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 23:55 WIB

Terkini

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×