Prajurit TNI Tak Terima Disebut Lebih dari Ormas oleh Effendi Simbolon: Apa Maksud Saudara?

Suara Depok

Selasa, 13 September 2022 | 09:01 WIB
Prajurit TNI Tak Terima Disebut Lebih dari Ormas oleh Effendi Simbolon: Apa Maksud Saudara?
Viral prajurit TNI kirim pesan ke Effendi Simbolon. (Twitter)

Depok.suara.com - Sebuah video viral yang memperlihatkan para pria berseragam mirip prajurit TNI berdiri dan menghadap ke kamera. Pada video tersebut mereka marah dengan perkataan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon soal TNI yang bak gerombolan melebihi organisasi masyarakat (ormas).

Perkataan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon soal TNI yang disebutnya bak gerombolan melebihi organisasi masyarakat (ormas) itu dilayangkan saat rapat komisi. Kemudian diklaim telah memantik kemarahan para prajurit di lapangan.

Seperti halnya dalam sebuah video yang viral di Twitter. Dalam video berdurasi 19 detik, terlihat sejumlah pria berseragam mirip prajurit TNI berdiri dan menghadap ke kamera.

Setelahnya ada satu orang yang mengirimkan pesan kepada  Effendi Simbolon. Dirinya mempertanyakan maksud dari pernyataan politisi PDIP yang disampaikan saat Rapat Kerja Komisi I pada Senin (5/9/2022).

"Hai Effendi Simbolon apa maksud saudara mengatakan TNI seperti gerombolan lebih-lebih dari ormas?," ujar salah satu prajurit melalui sebuah video yang diunggah akun @OnlyFrens dikutip Selasa (13/9/2022).

Dirinya mengaku mewakili para rajurit lainnya dan tidak terima dengan ucapan Effendi yang dianggap sebagai upaya adu domba di internal TNI. Dengan lantang mereka menegaskan kalau TNI akan tetap solid.

"Kami tidak terima, jangan adu domba TNI, TNI tetap solid!," teriak para prajurit.

TNI disebut melebihi ormas

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR, Effendi Simbolon menyebut TNI layaknya gerombolan, Ia bahkan menilai kelakuan TNI lebih-lebih dari organisasi masyarakat atau ormas.Pernyataan Effendi itu menyusul adanya temuan dan informasi yang diperoleh Komisi I.

baca juga

Adapun temuan itu mengenai isu tidak harmonisnya hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Bukan cuma itu, Effendi juga menyoroti berbagai informasi mengenai adanya ketidakpatuhan hingga pembangkangan di tubuh TNI.

Ia menilai dengan segala keributan tersebut, TNI tidak ubahnya seperti gerombolan.

"Ini TNI kaya gerombolan ini. Lebih-lebih ormas, jadinya tidak ada kepatuhan," kata Effendi di rapat kerja dengan Panglima TNI di DPR, Senin (5/9/2022).

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Terima Ucapan Effendi Simbolon yang Sebut TNI Gerombolan, Dandim 0709 Kebumen: Kamu Tak Menghormati Pimpinan Kami!

Tak Terima Ucapan Effendi Simbolon yang Sebut TNI Gerombolan, Dandim 0709 Kebumen: Kamu Tak Menghormati Pimpinan Kami!

Jogja | Selasa, 13 September 2022 | 08:58 WIB

Kopda Arif Ancam Effendi Simbolon karena Sebut TNI seperti Ormas: Saya Cari Kamu, Kalau Tak Minta Maaf

Kopda Arif Ancam Effendi Simbolon karena Sebut TNI seperti Ormas: Saya Cari Kamu, Kalau Tak Minta Maaf

Depok | Selasa, 13 September 2022 | 08:52 WIB

Panas Prajurit TNI Disebut Gerombolan Melebihi Ormas, Kopda Arif Ke Effendi Simbolon: Saya Cari Kamu Jika Tak Minta Maaf

Panas Prajurit TNI Disebut Gerombolan Melebihi Ormas, Kopda Arif Ke Effendi Simbolon: Saya Cari Kamu Jika Tak Minta Maaf

News | Selasa, 13 September 2022 | 08:26 WIB

Terkini

Emil Audero Cuma Duduk Manis Saat Rayo Vallecano Menang Dramatis Pelatih Buka Suara

Emil Audero Cuma Duduk Manis Saat Rayo Vallecano Menang Dramatis Pelatih Buka Suara

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:32 WIB

Kevin Diks Cs Dipermalukan Tim Promosi, Eugen Polanski Terancam Dipecat

Kevin Diks Cs Dipermalukan Tim Promosi, Eugen Polanski Terancam Dipecat

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:21 WIB

Detektif Jubun Bagikan Cara Berpikir Investigator di Hadapan Fans Detective Conan

Detektif Jubun Bagikan Cara Berpikir Investigator di Hadapan Fans Detective Conan

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 20:09 WIB

Catatan Unik Nova Arianto: Tak Pernah Juara AFF Konsisten Antar Timnas ke Piala Asia dan Piala Dunia

Catatan Unik Nova Arianto: Tak Pernah Juara AFF Konsisten Antar Timnas ke Piala Asia dan Piala Dunia

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:07 WIB

Aksi Nyata Kelompok 04 IPB di Malaysia: Blusukan ke Chow Kit Demi Misi Kemanusiaan

Aksi Nyata Kelompok 04 IPB di Malaysia: Blusukan ke Chow Kit Demi Misi Kemanusiaan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 20:05 WIB

Ketika Beauty Tools Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Warna Pink Kembali Jadi Favorit

Ketika Beauty Tools Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Warna Pink Kembali Jadi Favorit

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 19:59 WIB

Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel

Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel

Entertainment | Minggu, 06 September 2026 | 19:56 WIB

Belanja di RiaMiranda Bandung Dapat Hadiah Spesial dari BRI, Cek Caranya!

Belanja di RiaMiranda Bandung Dapat Hadiah Spesial dari BRI, Cek Caranya!

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 19:55 WIB

Anak Tak Bisa Bermain di Luar karena Kabut Asap? Coba 10 Aktivitas Seru Ini

Anak Tak Bisa Bermain di Luar karena Kabut Asap? Coba 10 Aktivitas Seru Ini

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 19:53 WIB

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB

×