Marak Pelecehan Seksual, Ini Kata Ahli

Suara Depok Suara.Com
Jum'at, 16 September 2022 | 07:00 WIB
Marak Pelecehan Seksual, Ini Kata Ahli
Ilustrasi Perbedaan Pelecehan Seksual dan Kekerasan Seksual (Unplash)

Depok.suara.com - Pelecehan seksual atau perilaku penyimpangan seksual telah menjadi ancaman yang nyata bagi setiap orang. Terlebih, banyak wanita yang tidak merasa aman di tempat umum ketika sedang sendiri.

Bahkan, belum lama ini ramai kasus pembunuhan karena wanita menolak berhubungan intim dengan pacarnya. Lalu, ada juga kasus anak Sekolah Dasar (SD) yang di cabuli Kepala Sekolah dan Stafnya.

Tentu ini harus menjadi fokus untuk pribadi masing-masing. Namun, apakah setiap orang memiliki hasrat seksual yang sama?

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California Los Angeles (UCLA) membuktikan bahwa reaksi biologis terhadap seks, berbeda-beda pada setiap orang.

Dalam penelitian tersebut, hasil pemindaian dengan alat rekam otak EEG menunjukkan bahwa otak beberapa orang lebih reaktif terhadap simbol-simbol seksual seperti orang berciuman, bermesraan, hingga melakukan hubungan seksual.

Menurut para ahli, gampang atau tidaknya seseorang merasa horny, ternyata tidak ada hubungannya dengan usia atau pengalaman seksualnya. Dengan kata lain, orang yang sudah aktif secara seksual pun masih bisa terus merasa terangsang. Begitu pula yang tidak aktif secara seksual.

Para ahli juga menjelaskan, bahwa otak mesum atau hasrat seksual yang tinggi justru lebih dekat hubungannya dengan cara orang mengatur emosi. Artinya, semakin tinggi pengendalian dirinya terhadap pemicu emosi, maka akan makin mampu pula mengendalikan nafsu seksualnya.

Jadi, orang yang nafsuan bisa dipastikan juga emosian, pemarah, atau gampang terserang kecemasan. Hal ini dikarenakan bagian otak yang mengatur emosi, yaitu amigdala, juga bertugas memroses rangsangan seksual. 

Selain faktor psikologis, ada juga beberapa situasi dan kondisi yang bikin seseorang lebih sering memikirkan seks, guys. Berikut beberapa contohnya.

Baca Juga: Warga Jabar yang Belum Masuk Daftar Penerima Manfaat BLT BBM Diminta Lapor ke Desa atau Kelurahan

Bosan

Rasa bosan karena tidak punya banyak aktivitas yang bervariasi, bisa bikin pikiran kamu melayang ke hal-hal mesum. Imajinasi mengenai aktivitas seksual bisa membuat sensasi yang menyenangkan dan menghibur, sehingga kamu dengan mudah tenggelam dalam lamunan tentang seks.

Memang Lagi Horny

Setiap orang punya jam biologisnya sendiri-sendiri. Saat kadar hormon di dalam tubuh terus naik, gairah seks pun akan ikut naik. Pada wanita, waktu ini biasanya terjadi pada masa subur, yaitu menjelang periode menstruasinya.

Sedangkan buat pria, masa suburnya adalah rentang waktu usia produktifnya, yaitu antara 25-40an tahun. Pada masa itu, secara teori, pria ada di dalam masa subur. Mungkin, ini alasan lebih banyak pria yang dianggap berotak mesum ketimbang wanita. 

Faktor Pemicu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI