Penentu Masa Depan Dunia Bajak Laut, Ini Informasi Penting Pada Chapter 1060

Suara Depok

Jum'at, 16 September 2022 | 19:49 WIB
Penentu Masa Depan Dunia Bajak Laut, Ini Informasi Penting Pada Chapter 1060
Muncul Bonney dari pusaran

Depok.suara.com - Chapter 1060 dari seri manga One Piece menghadirkan sesuatu yang sangat mengejutkan. Para fans juga akan melihat sesuatu yang mengerikan dan dahsyat terkait dengan chapternya.

Chapter 1060 sendiri menghadirkan kelanjutan cerita dari apa yang terjadi di chapter sebelumnya di mana salah satu momen yang menarik berfokus pada sosok Sabo dan Pasukan Revolusi. Terlebih dengan terlibatnya Im, orang yang mungkin mengetahui abad kekosongan (Void Century)

Sebelumnya, kita mengetahui bahwa Sabo coba untuk menghubungi pihak Pasukan Revolusi. Dia mencoba untuk mengabarkan di mana posisinya saat ini. Lalu, apa yang terjadi di chapter 1060?

Impian Luffy di Ungkapkan Pada Anggota Topi Jerami

Cerita di One Piece chapter 1060 sendiri dimulai dengan memperlihatkan kru Topi Jerami yang berada di kapal Thousand Sunny. Nampak dua Sea Kings berada di sekitar mereka.

Luffy nampak kesal dengan kabar bahwa Sabo membunuh raja Nefertari Cobra. Dia yakin bahwa bukan Sabo pembunuhya. Di sisi lain, para kru Topi Jerami lain pun setuju dengan hal tersebut. Mereka pun khawatir dengan nasib Vivi yang masih misterius.

Kru Topi Jerami juga kemudian mendengarkan apa yang menjadi hasrat atau mimpi terbesar dari Luffy. Semua kru pun nampak tidak percaya dengan apa yang Luffy ucapkan.

Sanji dan Franky tertawa mendengarkan hal tersebut. Namun, Luffy sendiri sangat percaya diri dengan mimpi besarnya tersebut. Sayangnya, Oda tidak memperlihatkan apa yang menjadi hasrat Luffy tersebut.

Bagaimana nasib Sabo?

baca juga

Kemudian, ceritanya berpindah ke markas angkatan laut yang ada di New World. Mereka masih menyadap sambungan den den mushi milik Sabo ke kerajaan Kamabakka.

Para angkatan laut sendiri tidak percaya dengan apa yang Sabo lakukan, di mana dia melakukan sambungan tersebut tanpa alat khusus untuk mencegah penyadapan. Menurut mereka, Sabo dipastikan sangat frustasi karena sampai teledor melakukan hal itu.

Pada akhirnya, pihak angkatan laut berhasil melacak keberadaan Sabo yang ternyata ada di kerajaan Lulusia. Im juga mendengarkan informasi mengenai keberadaan Sabo, apalagi setelah angkatan laut menyebut nama Lulucia. Terdapat fakta menarik yang muncul bahwa kerajaan tersebut merupakan salah satu dari kerajaan lain yang memberontak.

Karena hal itu, menurut mereka wajar jika Sabo kemudian bersembunyi di sana. Kita kemudian melihat momen di mana cerita berpindah ke kerajaan Lulusia, di mana langit tiba-tiba berubah hitam dan gelap. Para penduduk sendiri penasaran dengan apa yang terjadi.

Sayangnya, tidak ada yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Tidak berapa lama muncul sebuah serangan mengerikan yang mengarah ke kerajaan tersebut dan langsung menghancurkan wilayahnya.

Sambungan den den mushi Sabo dengan Pasukan Revolusi pun terputus, dan nasib Sabo kembali misterius. Bisa dipastikan bahwa itu merupakan ulah dari Im, yang tidak ingin Sabo mengungkapkan keberadaanya kepada semua orang.

Sabo sendiri sebelumnya mengaku bahwa saat dia berada di istana Pangaea, dia melihat sosok misterius yang duduk di sebuah singgasana. Dia tidak menyangka bahwa sosok penguasa dunia memang benar-benar ada. Inilah yang kemungkinan membuat Im memutuskan untuk menghabisi Sabo dan wilayahnya.

Sekutu baru Topi Jerami

Pasca berpisah dengan Law dan Kid, kelompok Topi Jerami kembali berjalan sendiri. Mereka melanjutkan perjalanan dan berjanji bahwa saat kembali bertemu, ketiganya akan saling bertarung.

Namun, sepertinya kru Topi Jerami akan memiliki sekutu atau rekan baru. Sosok tersebut tidak lain adalah Jewelry Bonney. Menjelang akhir chapternya, kru Topi Jerami kemudian bertemu dengan sosok yang tidak terduga.

Nampak dia terjebak di sebuah pusaran besar di sebuah wilayah misterius. Hal ini memunculkan banyak tanda tanya besar, misalnya bagaimana kemudian Bonney bisa berada di sana.

Sementara itu, dengan kemunculan Bonney bersama kru Topi Jerami artinya ini menjadi momen bagi salah satu Worst Generation atau supernova tersebut untuk bersinar setelah dua Worst Generation lainnya menjadi sorotan di cerita sebelumnya. Menarik tentunya untuk melihat bagaimana kelanjutan cerita dan koneksi mereka selanjutnya, sebagai sekutu baru Topi Jerami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Link Baca One Piece 1060, Benarkah Sabo Bertemu IM Sama, Bos Para Gorosei? Langsung Cek

Link Baca One Piece 1060, Benarkah Sabo Bertemu IM Sama, Bos Para Gorosei? Langsung Cek

News | Kamis, 15 September 2022 | 21:00 WIB

Mulai dari Sekarang, Tiket Pre-sale One Piece Film Red Bisa Dibeli, Dapatkan di Platfoam Ini

Mulai dari Sekarang, Tiket Pre-sale One Piece Film Red Bisa Dibeli, Dapatkan di Platfoam Ini

Purwasuka | Kamis, 15 September 2022 | 13:53 WIB

Hore! Tiket Pre-sale One Piece Film Red Sudah Bisa Dipesan Hari Ini

Hore! Tiket Pre-sale One Piece Film Red Sudah Bisa Dipesan Hari Ini

Purwasuka | Kamis, 15 September 2022 | 13:40 WIB

Terkini

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:16 WIB

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×