Depok.suara.com, Setelah berhasil mempertahankan tren positif dijalur kemenangan dengan rekor belum terkalahkan dalam sembilan laga, PSM Makassar terus berusaha menjaga mentalitas pemain dalam masa jeda kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares mengatakan bahwa catatan impresif yang diraih tim bisa terganggu akibat jeda kompetisi, untuk itu dirinya mengantisipasi hal tersebut demgan menjaga mentalitas pemain.
"Kami hanya akan fokus pada mentalitas pemain. Setelah pertandingan vs Dewa United saya pikir pemain sudah bahagia dan harus dipertahankan," ujarnya saperti dikutip laman resmi LIB.
Lebih lanjut Bernardo mengatakan, rasa haus akan kemenangan harus terus dijaga, pasalnya jika tanpa ada pertandingan kompetitif dalam waktu yang cukup lama khawatir performa pemain akan turun begitu kompetisi dimulai lagi.
Untuk itu, lanjut Bernardo, dirinya berharap seluruh pemain hatus tetap fokus selama latihan dan menjaga stabilitas performa.
"Apa yang kami lakukan selama ini supaya bisa konsisten hanya fokus di dalam latihan. Selama pemain terus menunjukkan penampilan dan sikap seperti itu, saya pasti akan senang," katanya.
Menjaga mentalitas seperti ini, kata Bernardo sangat penting untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk lantaran penampilan impresif bisa saja berubah jika tidak dipertahankan.
"Ada waktunya PSM harus menerima kekalahan dari lawan, itu mungkin saja terjadi setelah jeda kompetisi. Sehingga penjagaan dan penguatan mentalitas ini bertujuan ke arah sana pula," tuturnya.
"Pada akhirnya kami akan kalah. Entah itu di pertandingan selanjutnya atau di pertandingan terakhir. Mau apapun yang terjadi, pemain harus tetap fokus di latihan," tambahnya.
Baca Juga: Terkuak! Pria di Kemang Jaksel Diamuk Warga Gegara Nekat Minta Miras dan Palak Jukir Rp500 Ribu