Mobil Akan di Gerakan Oleh Energi dari Kepiting di Masa Depan

Suara Depok

Senin, 26 September 2022 | 11:44 WIB
Mobil Akan di Gerakan Oleh Energi dari Kepiting di Masa Depan
Ilustrasi kepiting. (Pixabay/12019)

Depok.suara.com - Sejak lama ilmuwan berupaya mencari alternatif baterai konvensional, karena proses produksinya selama ini belum ramah lingkungan. Tim dari the University of Maryland dan University of Houston menemukan salah satu calon pengganti yang tidak disangka-sangka, yaitu kepiting. Lebih tepatnya, elektrolit yang terdapat di cangkang kepiting.

Temuan tersebut dipublikasikan pada 1 September 2022 di jurnal Matter. Merujuk pada kutipan laporan dari tim peneliti tersebut, hadirnya komponen baterai yang lebih ramah lingkungan semakin mendesak. Sebab baterai di masa mendatang akan sangat dominan sebagai sumber energi, mulai dari untuk mobil listrik hingga panel surya untuk menyalurkan listrik.

Sayangnya, pembuatan baterai saat ini, sekalipun tujuannya mulia untuk menghasilkan energi rendah emisi, masih merusak lingkungan. Produksi baterai kerap mencemari tanah dengan lithium serta timbal. Belum lagi bahan bakunya yang sulit didaur ulang.

“Setiap tahun jumlah baterai yang diproduksi dan dikonsumsi terus meningkat secara global. Jika metode pembuatannya masih sama, akan ada risiko permasalahan lingkungan serius,” ujar Liangbing Hu, Direktur dari Pusat Studi Inovasi Bahan Baku University of Maryland. 

“Contohnya, di baterai lithium-ion komponen separatornya menggunakan polikarbonat dan polypropylene. Keduanya butuh ratusan tahun sebelum akhirnya terurai di tanah, sehingga potensi merusaknya tinggi," imbuhnya.

Berangkat dari kekhawatiran itu, tim peneliti menemukan bahwa jel elektrolik yang terbuat dari zat Chitosan dapat menjadi alternatif. Baterai konvensional butuh elektrolit untuk menyalurkan ion positif-negatif sehingga menghasilkan aliran listrik. Hanya saja, komponen kimiawi elektrolit baterai terkini masih sulit didaur ulang, bahkan amat mudah terbakar. Chitosan, yang ditemukan dalam cangkang kepiting, diklaim tidak memiliki problem serupa.

“Chitosan adalah produk turunan chitin. Untuk mendapatkan chitin, sumber alaminya tersedia melimpah di alam, mulai dari jamur, cangkang hewan krustasean, hingga cumi-cumi. Tapi sejauh ini kami mendapati bila kandungan chitin ditemukan paling banyak dari cangkang kepiting, udang, hingga lobster. Semuanya dengan mudah didapatkan dari limbah seafood," ujar Hu.

Elektrolit alternatif ini, menurut tim peneliti, cukup efisien untuk menyimpan energi yang dihasilkan pembangkit angin maupun panel surya. Karenanya, jika ditemukan metode produksi massal, chitosan sangat cocok menjadi komponen baterai di masa mendatang yang lebih ramah lingkungan. 

Nyaris semua bahan dalam baterai dengan elektrolit chitosan tidak perlu lagi menggunakan zat kimia yang sulit didaur ulang. Chitosan sendiri bisa terurai setelah lima bulan, sementara limbah pengolahannya menghasilkan seng (zinc), yang juga masih lebih mudah didaur ulang ketimbang lithium dan timbal.

baca juga

“Karenanya, kami menyimpulkan bila elektrolit chitosan-Zn akan sangat layak dikembangkan lebih lanjut menjadi komponen utama baterai yang ekses produksinya tidak membebani lingkungan,” demikian kesimpulan paper tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambil Makan Durian, Ganjar dan GMNI Sumut Didampingi Bobby Nasution Bahas Energi Baru Terbarukan dan Kemajuan Bangsa

Sambil Makan Durian, Ganjar dan GMNI Sumut Didampingi Bobby Nasution Bahas Energi Baru Terbarukan dan Kemajuan Bangsa

Bisnis | Senin, 26 September 2022 | 11:17 WIB

3 Kebiasaan Buruk yang Dapat Menguras Stok Energimu, Yuk Hindari!

3 Kebiasaan Buruk yang Dapat Menguras Stok Energimu, Yuk Hindari!

Your Say | Senin, 26 September 2022 | 07:17 WIB

Studi Sebut "Kentut" Bisa Perkuat Hubungan

Studi Sebut "Kentut" Bisa Perkuat Hubungan

Depok | Minggu, 25 September 2022 | 17:19 WIB

Terkini

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:35 WIB

Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya

Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:30 WIB

Voicemails for Isabelle: Sulitnya Melepas Orang yang Telah Tiada

Voicemails for Isabelle: Sulitnya Melepas Orang yang Telah Tiada

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:30 WIB

Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati

Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:28 WIB

Beda Cream, Liquid, dan Powder Blush: Kenali Tekstur, Hasil Akhir, dan Cara Pakainya

Beda Cream, Liquid, dan Powder Blush: Kenali Tekstur, Hasil Akhir, dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:26 WIB

Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda

Relokasi Dua Pabrik Jepang ke Vietnam Ditunda, Ancaman PHK Massal Ribuan Buruh Mereda

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:25 WIB

Toy Story 5 Angkat Fenomena Screen Time Addiction pada Anak-Anak

Toy Story 5 Angkat Fenomena Screen Time Addiction pada Anak-Anak

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:25 WIB

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!

Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:20 WIB

Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru

Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:18 WIB