Sahabat Putin Ini Minta Ukraina Dihilangkan Dari Dunia

Suara Depok | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:35 WIB
Sahabat Putin Ini Minta Ukraina Dihilangkan Dari Dunia
Kadyrov, menjadi sorotan karena mengajak Putin sebagai teman dekatnya untuk menghilangkan Ukraina dari Dunia (Foreign Policy)

Depok.suara.com - Ditengah kisruh perang antara Rusia melawan Ukraina, banyak menimbulkan pro dan kontra. Belum lama ini, Terlebih, Pemimpin wilayah Chechnya, Rusia minta Rusia untuk dihapus dari dunia. Ini karena manuver Kyiv untuk menggempur wilayah-wilayahnya yang telah direbut Moskow.

Dalam posting di Telegramnya, Kadyrov awalnya mengomentari tentang situasi yang terjadi di Ukraina. Menurutnya, saat ini operasi militer spesial yang disebutkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin di awal serangan saat ini telah menjadi peperangan.

"Kami dahulu mengatakan sedang melaksanakan operasi militer spesial di wilayah Ukraina. Namun saat ini perang sudah menjalar ke teritori kita. Dan saya merasa, bila kalian ingin tahu, saya tidak suka dengan situasi ini," ujarnya dikutip Newsweek, Rabu (26/10/2022).

Kemudian, Kadyrov mulai mengkritisi respon Moskow yang dianggapnya terlalu lembek meski telah mengumumkan mobilisisasi parsial. Ia meminta agar Rusia berambisi untuk menghapus kota-kota Ukraina.

"Kami telah menyatakan darurat militer...tetapi mereka [Ukraina] tidak malu, mereka menembak...inilah cara kami merespons, menurut saya, kami merespons dengan lemah. Jika sebuah peluru terbang ke arah kami, di wilayah kami , kita harus memusnahkan kota-kota itu," kata figur Muslim yang dekat dengan Putin itu.

Bulan lalu, Rusia secara resmi memproklamirkan pencaplokan empat wilayah Ukraina yakni Kherson, Donetsk, Luhansk dan Zaporizhzhia. Ini dilakukan setelah mengadakan referendum yang menurut Kyiv dan sekutu Barat.

Pasukan Ukraina terus membuat kemajuan yang stabil sebagai bagian dari serangan balasan mereka. Terbaru, mereka telah berhasil menguasai wilayah sekitar Kherson.

Putin juga mengumumkan darurat militer di empat wilayah. Undang-undang Rusia menyatakan bahwa darurat militer membatasi hak dan kebebasan warga negara, memperkenalkan jam malam, dan membatasi keluar masuk dan pergerakan di seluruh wilayah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hadapi Perang di Musim Dingin, Jepang Janjikan Bantuan Pemanan untuk Ukraina

Hadapi Perang di Musim Dingin, Jepang Janjikan Bantuan Pemanan untuk Ukraina

Malang | Rabu, 26 Oktober 2022 | 15:45 WIB

Zelensky Undang PM Baru Italia untuk Kunjungi Ukraina, Minta Bantuan Pertahanan Udara

Zelensky Undang PM Baru Italia untuk Kunjungi Ukraina, Minta Bantuan Pertahanan Udara

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:31 WIB

Iran Dituding Bantu Rusia dalam Perang Lawan Ukraina, Desakan FIFA Coret Timnas Iran dari Piala Dunia 2022 semakin Kuat

Iran Dituding Bantu Rusia dalam Perang Lawan Ukraina, Desakan FIFA Coret Timnas Iran dari Piala Dunia 2022 semakin Kuat

Jogja | Rabu, 26 Oktober 2022 | 11:30 WIB

Terkini

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari

Kalbar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:58 WIB

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:42 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:40 WIB

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit

Banten | Senin, 04 Mei 2026 | 23:35 WIB

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 23:34 WIB

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya

Jakarta | Senin, 04 Mei 2026 | 23:29 WIB

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu

Jabar | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB