depok

One Piece : Tanda Luka di Tubuh Luffi Adalah Petunjuk dari Oda

Suara Depok Suara.Com
Senin, 31 Oktober 2022 | 07:05 WIB
One Piece : Tanda Luka di Tubuh Luffi Adalah Petunjuk dari Oda
Meski sepele, namun luka yang didapat oleh karakter One Piece memiliki arti penting. (Istimewa)

Misalnya, dua bekas luka di tubuh Luffy yang menjadi penanda bahwa dia masih memiliki urusan yang belum selesai dengan Shanks dan Sakazuki.

Untuk Shanks, Luffy masih memiliki urusan yang belum selesai di mana dia akan mengembalikan topi jerami ikonik tersebut ketika dia kembali bertemu, ketika dia sudah menjadi kuat. Kemudian, momen tersebut juga menjadi bukti bahwa Luffy sudah “dewasa” dan sudah mewujudkan janjinya untuk menjadi seorang raja bajak laut. Bagaimana dengan bekas luka akibat Sakazuki?

Kemungkinan, Luffy akan membalas dendam atas kematian Ace suatu hari nanti. Terdapat teori bahwa Luffy akan membunuh Sakazuki akibat hal ini. Namun, ada juga yang berpendapat justru Sabo yang akan melakukannya. Karena, buah iblis Mera Mera milik Ace ada di tangan Sabo saat ini. 

Tetapi, dia gagal untuk melakukannya dan hampir saja kehilangan nyawanya. Tetapi, Luffy berhasil mencegah hal tersebut terjadi karena dia tidak ingin kehilangan sosok penting lainnya.

Hal yang sama juga berlaku terhadap karakter lain, misalnya bekas luka di tubuh Zoro yang mungkin menjadi petunjuk bahwa pertarungan mereka akan kembali terjadi pada masa depan. Dan tentunya, salah satu yang dinantikan adalah pertarungan epik antara Shanks dan Blackbeard, yang mana Shanks nampak masih menaruh dendam besar terhadap sang Yonko.

Tidak Ada Bekas Luka Lainnya?

Selama dua dekade lebih berjalan, Luffy dan para karakter lainnya tentu sudah mengalami banyak pertarungan. Dan sudah pastinya mereka juga akan “mengoleksi” bekas luka dari pertarungan tersebut. Logikanya, jika kemudian mereka sudah sering bertarung menghadapi musuh, seharusnya ada banyak juga bekas luka yang mereka terima. Namun, mengapa kemudian hanya beberapa saja yang kemudian menjadi “ikonik”?

Hal sebaliknya justru terjadi, ketika urusan atau konflik diantara kedua karakter tidak berkelanjutan. Contohnya adalah Luffy terluka parah akibat pertarungan melawan Katakuri. 

Tetapi, tidak ada bekas luka yang muncul. Artinya tidak ada lagi konflik diantara mereka berdua. Hal ini karena mereka berdua sama-sama menghargai satu sama lain sebagai sosok yang kuat, meskipun sama-sama saling mengalahkan.

Baca Juga: Pentingnya Literasi Bagi Anak dan Upaya Menghindari Hoax

Teori ini tentunya menarik jika kemudian benar. Kemudian, yang juga tidak kalah menarik adalah konsep ini kemungkinan terinspirasi dari cerita Rurouni Kenshin karya Nobuhiro Watsuki. 

Pasalnya, Oda Sensei pernah bekerja sebagai asisten dari Watsuki Sensei dalam seri tersebut, yang mana kemudian beberapa elemen dari ceritanya dia aplikasikan dalam cerita One Piece, termasuk tentang luka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI