Depok.suara.com, Pasca gempa bumi berkekuatan 5,6 SR mengguncang Kabupaten Cianjur Jawa Barat yang menelan ratusan korban jiwa BNPB langsung melakukan percepatan penanganan dengan target masa tanggap darurat selama satu minggu.
Kepala BNPB Letnan Jenderal Suharyanto mengatakan bahwa target masa tanggap darurat berlangsung selama satu minggu dan berharap proses pencarian dan evakuasi sudah selesai.
Selain itu, Suharyanto mengatakan, pihaknya meminta kementerian dan lembaga dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk mempercepat penanganan darurat.
"Logistik dan personel sudah dikerahkan ke lokasi," ujar Suharyanto seperti dilansir laman resmi BNPB.
“Kami juga menyiagakan satu unit helicopter untuk distribusi bantuan,” sambungnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB Dr. Lilik Kurniawan menyampaikan prioritas utama penanganan darurat, yaitu pencarian dan evakuasi korban, penanganan pengungsi serta perbaikan sarana vital dan pembersihan material yang menutup akses jalan.
"Hingga hari ini, Selasa (22/11), pukul 06.00 WIB, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB masih menyebutkan sebanyak 25 warga tertimbun reruntuhan bangunan," kata Lilik.
"Data menyebutkan sejumlah warga tersebut teridentifikasi berada di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat," tambah Lilik.
Pada penanganan pengungsi, kata Lilik pihaknya bergotong royong untuk memberikan pelayanan kepada para penyintas maupun mereka yang mengungsi.
Baca Juga: Sebut Daniel Mananta Sudah Mualaf, Zanzabella: Buat Hiburan
“Pada pencarian dan evakuasi korban, lakukan pencarian dan evakuasi serta perawatan warga yang mengalami luka-luka,” ujar pungkasnya.