Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!

Erick Tanjung, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:50 WIB
Pramono Anung Minta Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Dipercepat: Lima Tiang Sehari!
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Pramono Anung instruksikan pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said selesai lebih cepat.
  • Ritme kerja ditingkatkan dari satu tiang menjadi lima tiang beton per hari.
  • Penataan kawasan Kuningan dilakukan dengan menuntaskan proyek terbengkalai peninggalan gubernur sebelumnya.

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginstruksikan akselerasi pembongkaran tiang-tiang monorel yang terbengkalai di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa proses evakuasi infrastruktur mangkrak tersebut kini dilakukan dengan ritme kerja yang jauh lebih intensif.

Langkah percepatan ini diambil guna memastikan penataan ulang sisi timur kawasan Kuningan dapat segera dieksekusi tanpa hambatan sisa konstruksi lama. 

"Setelah memantau di lapangan, saya minta dipercepat. Kalau dulu hanya satu tiang per hari, saya minta kalau perlu empat hingga lima tiang sehari, dan sekarang itu sudah mulai dilakukan," ujar Pramono Anung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Mantan Sekretaris Kabinet itu menjelaskan bahwa dirinya memantau langsung progres pembongkaran saat melintasi jalur protokol tersebut. Saat ini, pengerjaan mulai memasuki fase pembersihan struktur beton yang memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan bagian tiang lainnya.

"Untuk tiang-tiang besinya, hampir semuanya sudah terpotong. Sekarang yang mulai dikerjakan adalah bagian betonnya. Karena material beton, tentu memerlukan waktu pengerjaan yang sedikit lebih lama," jelasnya.

Meski demikian, Pramono tetap optimistis bahwa proses pembongkaran seluruh "candi beton" di Rasuna Said tersebut dapat tuntas lebih cepat dari target awal yang diperkirakan selesai pada pertengahan tahun ini. 

Rencana pembongkaran tiang monorel yang mangkrak ini sendiri telah didengungkan Pramono Anung sejak akhir 2025 lalu. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari misinya untuk menuntaskan berbagai proyek peninggalan gubernur terdahulu yang belum terselesaikan karena berbagai alasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno

Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:56 WIB

Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029

Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:02 WIB

Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?

Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:56 WIB

Terkini

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×