Depok.suara.com - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menjadi perbincangan hangat di media sosial karena dilempar batu oleh para pedagang. Selain itu namanya juga mencuat gara-gara dijodohkan dengan Dedi Mulyadi oleh para warganet.
Dirinya kini juga bertindak sebagai single mother dengan satu anak karena sudah bercerai. Disebutkan namanya berasal dari mobil Toyota Celica yang dibeli orang tuanya ketika ia lahir.
Sebelum terjun ke politik, ia menjabat sebagai direktur di beberapa perusahaan. Ia juga tampil dalam film Surat Kecil Untuk Tuhan (2011) memerankan dokter yang merawat tokoh utama.
Ternyata sosok Bupati Karawang ini memiliki jejak karir yang cukup baik. Dirinya merupakan alumni dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.
Setelahnya Cellica Nurrachadiana kembali menempuh sebagai mahasiswi S2 di Unika Soegijapranata Semarang. Dirinya merupakan mahasiswa lulusan Magister Kesehatan Unika Soegijapranata.
Tetapi tidak hanya itu, Cellica Nurrachadiana juga pernah menempuh pendidikan sarjana Kedokteran di Universitas Maranatha Bandung. Sejak lulus SMA di Bandung, Cellica Nurrachadiana langsung menempuh pendidikan kedokteran.
Dirinya memulai karir di dunia politik pada Pilkada 2010 saat maju sebagai wakil Ade Swara dan menang dengan perolehan suara 38,8%. Pasangan ini mengalahkan petahana Sonny Gersona dan dilantik pada 27 Desember 2010.
Setelah Ade ditangkap dan didakwa korupsi dan pencucian uang, Cellica Nurrachadiana diangkat sebagai pelaksana tugas bupati pada 24 Desember 2014 sampai masa jabatannya berakhir bulan Desember 2015.
Pada Pemilu Bupati Karawang 2015 Cellica berpasangan dengan Ahmad Zamakhsyari. Pasangan calon Cellica dan Ahmad Zamakhsyari memenangkan pilkada 2015 dengan suara mayoritas tipis (51,06%, 533.240 suara). Ia dilantik oleh Gubernur Ahmad Heryawan pada tanggal 17 Februari 2016.
Selama menjabat dirinya memperkenalkan program rumah susun di Karawang untuk mengurangi pemanfaatan lahan karena lahan pertanian semakin berkurang akibat ekspansi kawasan industri.
Sedangkan pada tahun 2018, ia berseteru dengan wakilnya soal mutasi ratusan pejabat kabupaten. Wakilnya berencana maju melawan Cellica dalam pilkada 2021.
Dalam peluncuran bukunya pada Maret 2016, ia menyampaikan sebuah pidato yang berbuah ancaman penculikan oleh Front Pembela Islam. Isu ini kemudian diklarifikasi dan diselesaikan.
Penyebabnya adalah media setempat tidak lengkap mengutip pernyataan Cellica Nurrachadiana. Selanjutnya
pada Pemilu Bupati 2020 Cellica berpasangan dengan Aep Syaepuloh, dan Wakil sebelumnya Ahmad Zamakhsyari menjadi pesaing.
Selain itu ada nama seorang artis Adly Fairuz yang menjadi calon Wakil Bupati Karawang. Pasangan Cellica-Aep berhasil memenangkan pemilu.
Profil Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana: