Meninggal Setelah Diberi Puyer, Netizen Justru Salahkan Ibu Sang Bayi

Suara Depok

Jum'at, 09 Desember 2022 | 13:26 WIB
Meninggal Setelah Diberi Puyer, Netizen Justru Salahkan Ibu Sang Bayi
Gambar Ilustrasi (Pixabay)

Depok.suara.com - Curhatan netizen mengenai keponakan yang meninggal setelah di beri puyer beredar di media sosial. Cerita dari netizen yang tidak disebutkan namanya ini dimuat di akun @igtainmenttt

Keponakan suami

Meninggal usia hampir 6 bulan karena obat puyer masuk ke paru,

Awal nya almarhum demam sudah beberapa hari, di bawa ke klinik terdekat, sampai rumah di berikan obat puyer yang di campur air, dengan posisi terlentang, setelah minum obat, ibu almarhum lanjut mengerjakan pekerjaan rumah Almarhum di tinggal di kasur,, gak lama dari di tinggal sebentar almarhum bibir nya membiru dan sesak nafas, di jalan masih hidup tapi nafas tersengal2, sampai RS meninggal dunia. 

Netizen dengan cepat menemukan kejanggalan atas curhatan tersebut menyuarakan keprihatinannya. 

Cerita bayi berusia 6 bulan yg meninggal diduga karna diberi obat puyer dan dalam keadaan terlentang sehingga masuk ke paru, bukan puyer yg salah ya cara pemberian nya yg salah dlm keadaan terlentang, mohon dibaca seksama. Pelajaran untuk ibu2 diluar sana ya

Admin akun @igtainmenttt memberikan pendapatnya mengenai kejadian yang dialami keponakan dari netizen tersebut. Melalui kolom komentar, banyak netizen yang berbagi pendapatnya. Rata-rata menyoroti cara pemberian puyer yang salah dan mengingatkan agar jangan sampai ada narasi yang salah atau menyesatkan mengenai obat puyer. 

"Hmm ini karena telentang minum obatnya? Bukan krn puyernya" kata @rc_sach

Netizen lainnya pun setuju dengan pernyataan akun tersebut. 

baca juga

"bener banget. tersedak/aspirasi, sehinggal menutupi jalan napasnya. bibir membiru dan sesak napas. apalagi posisi telentang dan ditinggal. FIX ni anak tersedak/ gumoh/muntah. jadi jalan napasnya tertutup. BUKAN KARENA OBAT PUYER YAH !!" kata @anaafulanahh

 [Instagram @igtainmenttt]
(sumber: Instagram @igtainmenttt)

"bener ini...air putih jg kalo d kasih ny posisi terlentang jg bs bikin kesedak" ujar mayasariputri

"bener. Lagian kenapa juga kasih obat sambil posisi terlentang si, ya walaupun mati itu takdir Tuhan." @rc_sach menambkan

Sementara itu komentar netizen lainnya seperti yang terpantau di kolom komentar adalah sebagai berikut:

@sarimediani
"Loh ini mah bukan krn puyernya ya, tp salah posisi waktu ngasih obatnya, kok terlentang? Ya kesedak atuh, kita yg orang dewasa aja harus dibangunin dlu posisi stgh duduk klo mau minum, gmana bayi"

@ceobabymeals.id
"Cara pemberian obatnya + posisi nya yg salah..mau puyer atau sirup jg bisa fatal kl salah cara pemberian nya. Pelajaran buat semua..."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update! Daftar Obat Sirup yang Dilarang, Bertambah hingga Total Menjadi 105 Merk

Update! Daftar Obat Sirup yang Dilarang, Bertambah hingga Total Menjadi 105 Merk

Depok | Jum'at, 09 Desember 2022 | 13:10 WIB

BPOM: 172 Obat Sirup Ini Aman dari Cemaran EG dan DEG

BPOM: 172 Obat Sirup Ini Aman dari Cemaran EG dan DEG

Depok | Sabtu, 03 Desember 2022 | 11:53 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Kementerian ESDM Tetapkan HBA Agustus 2026 Sebesar 124,44 Dolar AS per Ton

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Berawal dari Keresahan, Roni Timothy Hadirkan Buku yang Mengupas Dunia Desain Pameran

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:17 WIB

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

6 Makna Lambang Tunas Kelapa dalam Pramuka

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:15 WIB

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

IHSG Bertahan di Level 6.300 Pagi Ini, Saham ASII Perlu Disimak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:12 WIB

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui

Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Deretan Syarat Wajib biar Pengajuan Langsung Disetujui

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Striker Singapura Ilhan Fandi: Indonesia Selalu di Hati, Tapi Nanti Malam Kita Rival

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Gara-gara Es Rp10 Ribu, Dua Sales di Bandar Lampung Nyaris Diamuk Massa

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Iran Ancam Blokir Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 08:57 WIB

×