Depok.suara.com - Ibunda Yessi tetap menyatakan pihaknya tidak ada niat untuk menolak lamaran dari Ryan Dono. Hal ini sekaligus membantah tuduhan kepada keluarganya yang dianggap hanya mencari keuntungan.
Dirinya menjelaskan bahwa awalnya cukup kaget dengan rencana putri sulungnya Yessi dan Ryan Dono yang ingin segera menikah. Padahal mereka mengaku baru saling dekat dalam waktu enam bulan.
"Awalnya tidak nyangka mau serius. Waktu awal dateng belum lama dekat. Mereka dateng berjalan (pacaran)baru 6 bulan," papar ibu Yessi dalam Youtube Kang Dedi Mulyadi.
Ibu Yessi lantas menceritakan keluarga Ryan Dono ternyata cukup serius untuk menikah dengan putrinya. Hal ini terlihat dengan kedatangan keluarga Ryan Dono ke rumah mereka.
Tetapi jelasnya ketika itu pihak keluarga Yessi belum ada persiapan untuk lamaran. Pasalnya pihak Ryan Dono hanya menyebut kedatangan tersebut untuk silaturahmi.
"Keluarga Ryan datang ke saya bilangnya bukan amaran, cuma ngomongin anak-anak," jelasnya.
Setelah berbincang dengan keluarga Ryan Dono, ibu Yessi menyatakan pihaknya baru siap untuk menikahkan putrinya tahun depan. Padahal pihak Ryan Dono ingin segera menikah yakni seminggu setelah kedatangan.
Karena keputusan tersebut pihak Ryan Dono mengira keluarga dari Yessi menolak lamaran. Hal inilah yang membuat pihak Ryan Dono tidak lagi mau datang ke rumah Yessi.
"Mereka anggap penolakan. Kalau tahun depan insya Allah Ryan udah mapan. Udah karyawan tetap. Salah mengartikan," ucapnya
Baca Juga: Investasi Lewat Aplikasi Makin Gampang, Cocok untuk Gen Z yang Baru Belajar Literasi Keuangan
"Semenjak itu si Ibu Aa sempat ngomong dari sekarang Ryan tidak boleh injek ke rumah ini," papar Ibu Yessi.
Walau begitu, ibu Yessi mengaku tidak pernah melarang Ryan Dono untuk dekat dengan Yessi. Hal inilah yang membuat keduanya bisa berhubungan hingga menetapkan tanggal pernikahan yang lantas viral.